Inframenews.id, Parigi Moutong – Minggu, 7 Juni 2026
Festival Kuliner Lalampa Toboli ke-9 yang digelar di Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, berlangsung meriah dan disambut antusias ribuan warga, Minggu (7/6/2026).
Masyarakat dari berbagai wilayah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan Lalampa Toboli yang dibagikan secara gratis oleh warga dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.
Pantauan di lokasi menunjukkan suasana festival berubah menjadi lautan manusia saat pembagian lalampa dimulai.
Pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, berdesakan di sekitar stan untuk memperoleh makanan tradisional khas Desa Toboli tersebut.
Keceriaan tampak mewarnai jalannya kegiatan.
Tawa dan sorak-sorai terdengar saat lalampa yang dibungkus daun pisang dibagikan kepada masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.
Antusiasme warga semakin terlihat karena Lalampa Toboli bukan sekadar makanan tradisional.
Kuliner khas tersebut telah ditetapkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dan menjadi salah satu identitas budaya masyarakat setempat.
Tidak hanya di area stan, keramaian juga terlihat di sepanjang ruas Jalan Trans Sulawesi yang menjadi pusat pelaksanaan festival.
Bahkan sejumlah warga yang telah mendapatkan lalampa turut membagikannya kembali kepada masyarakat lain dari atas kendaraan yang melintas.
Ratusan tangan tampak terangkat menyambut pembagian makanan khas Toboli itu.
Meski sempat terjadi kepadatan pengunjung, suasana tetap berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Petugas keamanan bersama panitia terlihat aktif mengatur kerumunan guna memastikan kegiatan berjalan lancar.
Kepadatan massa juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi melambat, namun kondisi tetap terkendali.
Selain berburu lalampa gratis, pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk UMKM dan ekonomi kreatif yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung.
Beragam pertunjukan seni dan budaya lokal turut memeriahkan festival tahunan tersebut.
Tahun ini, Festival Kuliner Lalampa Toboli mengusung tema “Rasa Tradisi, Warisan Negeri” sebagai bentuk komitmen dalam menjaga dan melestarikan warisan kuliner daerah.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak menikmati kuliner khas Toboli, tetapi juga diperkenalkan pada nilai budaya yang melekat di balik tradisi pembuatan lalampa yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Tingginya jumlah pengunjung yang hadir menjadi bukti bahwa Lalampa Toboli masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Parigi Moutong.
Kehadirannya tidak hanya sebagai makanan tradisional, tetapi juga simbol identitas budaya yang terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.












