Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
Parigi MoutongPendidikan

Bupati Erwin Jemput Program Kuliah Gratis untuk Anak Nelayan

40
×

Bupati Erwin Jemput Program Kuliah Gratis untuk Anak Nelayan

Sebarkan artikel ini
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase melakukan audiensi dengan jajaran BPPSDM Kementerian Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta, Rabu (1/7/2026), guna memperjuangkan program kuliah gratis bagi anak nelayan dan penguatan sumber daya manusia sektor kelautan dan perikanan di Parigi Moutong.(Diskominfo)

InframeNews, Jakarta
Kamis, 2 Juli 2026

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, terus mengupayakan program strategis pemerintah pusat untuk masyarakat melalui langkah “jemput bola”. Salah satu hasilnya, anak-anak nelayan dan pembudidaya ikan asal Parigi Moutong berpeluang menempuh pendidikan tinggi vokasi secara gratis di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Peluang tersebut diperoleh setelah Bupati Erwin Burase melakukan audiensi dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP) KKP RI di Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong.

Erwin Burase mengatakan pemerintah daerah tidak boleh hanya menunggu program dari pemerintah pusat, tetapi harus aktif memperjuangkannya agar pembangunan tetap berjalan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

“Di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah tidak boleh hanya menunggu. Kita harus aktif menjemput program pemerintah pusat agar pembangunan tetap berjalan dan masyarakat tetap merasakan manfaatnya. Karena itu, saya datang langsung untuk memperjuangkan peningkatan kualitas SDM pelaku usaha perikanan di Parigi Moutong,” ujarnya.

Hasil audiensi tersebut membuka peluang bagi anak-anak pelaku utama perikanan di Parigi Moutong untuk melanjutkan pendidikan Diploma III dan Diploma IV di Politeknik Kelautan dan Perikanan secara gratis.

Seluruh biaya pendidikan ditanggung KKP RI, meliputi uang kuliah tunggal (UKT), seragam kuliah, asrama mahasiswa, hingga biaya makan selama masa pendidikan. Sementara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan memfasilitasi seluruh proses seleksi di daerah, mulai dari tes akademik hingga tes kesehatan.

Peserta yang lolos nantinya akan menempuh pendidikan di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta, Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone, Sulawesi Selatan, atau Politeknik Kelautan dan Perikanan Bitung, Sulawesi Utara.

Menurut Erwin Burase, program tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di sektor kelautan dan perikanan.

“Harapan kita, ketika anak-anak nelayan ini lulus, mereka tidak hanya siap kerja sebagai tenaga profesional, tetapi juga mampu menjadi wirausaha muda mandiri yang mengelola potensi kelautan kita menjadi produk berdaya saing global dan bernilai ekonomi tinggi,” katanya.

BPPSDM KP KKP RI menyambut positif langkah Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dan menyatakan siap memperkuat sinergi melalui program pendidikan gratis, pelatihan vokasi, sertifikasi kompetensi, hingga peningkatan kapasitas penyuluh perikanan.

Melalui strategi jemput bola tersebut, Pemkab Parigi Moutong berharap semakin banyak program pusat yang dapat dihadirkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *