InframeNews, Parigi Moutong
Selasa, 10 Maret 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong terus memperkuat komitmen di sektor pendidikan. Selain melanjutkan program pembagian seragam sekolah gratis, pemerintah daerah juga menyiapkan solusi agar siswa tidak lagi terbebani biaya pengambilan ijazah maupun biaya administrasi pendidikan lainnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan visi Bupati H. Erwin Burase sejak awal adalah mewujudkan sekolah gratis yang berkualitas.
Namun, di lapangan masih ditemukan sejumlah biaya yang membebani orang tua siswa, seperti pembelian buku LKS hingga biaya pengambilan ijazah.
“Pak Bupati dari awal memprogramkan sekolah gratis. Selama ini yang menjadi kendala di masyarakat adalah ijazah yang masih harus ditebus atau terkait dengan biaya buku LKS. Hal-hal seperti inilah yang sedang kita pikirkan solusinya agar ke depan tidak ada lagi beban seperti itu,” ujar Irwan.
Menurutnya, realisasi program tersebut tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, pemerintah menyiapkan strategi melalui efisiensi pada sejumlah pos anggaran yang dinilai kurang mendesak agar anggaran dapat difokuskan pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kemampuan keuangan daerah memang menjadi faktor penentu, namun hal ini bisa kita siasati dengan menetapkan prioritas. Kita akan melakukan efisiensi di titik-titik tertentu agar fokus anggaran bisa kita arahkan pada hal-hal yang menjadi prioritas utama masyarakat,” jelasnya.
Selain mengupayakan penghapusan biaya pengambilan ijazah, Irwan memastikan program pembagian seragam sekolah gratis tetap menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
“Untuk seragam sekolah masih tetap dilanjutkan dan itu adalah program utama kita. Selain itu, kami juga tetap fokus pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik,” tutupnya.













