Inframe News, Parigi Moutong
Minggu, 26 Juli 2026
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menggandeng Fakultas Pertanian Universitas Tadulako (Untad) untuk mencari solusi ilmiah terhadap penyakit bangkalan yang menyerang tanaman durian.
Isu tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam audiensi Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase bersama Tim Percepatan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan Fakultas Pertanian Untad, Kamis (23/7/2026).
Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, mengatakan penyakit bangkalan masih menjadi kendala serius bagi petani durian di daerah.
Ia berharap penelitian yang dilakukan Untad dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga penyebab utama penyakit tersebut dapat diketahui secara ilmiah.
Menurut Irwan, hasil penelitian nantinya diharapkan dapat diterapkan di berbagai wilayah sentra durian di Kabupaten Parigi Moutong.
Selain itu, pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan Untad dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat dukungan riset serta pendanaan.
Pemerintah daerah juga menyoroti pentingnya hilirisasi komoditas unggulan seperti durian, kakao, dan kelapa agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
Dosen Fakultas Pertanian Untad, Abdul Rahim, menyatakan pihaknya siap mendukung pemerintah daerah melalui pendampingan teknologi budidaya, pengolahan hasil pertanian, hingga sertifikasi produk ekspor.
Bupati Erwin Burase berharap kolaborasi tersebut mampu membantu petani mengatasi berbagai persoalan di lapangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian.(*)













