Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
DaerahParigi MoutongRagam

Bappelitbangda Soroti Penyakit Bangkalan, Untad Diminta Lakukan Riset Berkelanjutan

30
×

Bappelitbangda Soroti Penyakit Bangkalan, Untad Diminta Lakukan Riset Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, menyampaikan perlunya riset berkelanjutan bersama Fakultas Pertanian Untad untuk mengatasi penyakit bangkalan pada tanaman durian.

Inframe News, Parigi Moutong
Minggu, 26 Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong meminta Universitas Tadulako (Untad) melakukan penelitian berkelanjutan untuk mengungkap penyebab penyakit bangkalan yang masih menjadi ancaman bagi tanaman durian milik petani.

Hal itu disampaikan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Irwan, dalam audiensi Bupati Parigi Moutong bersama Tim Percepatan Swasembada Pangan dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan Fakultas Pertanian Untad di Ruang Kerja Bupati, Kamis (23/7/2026).

Irwan mengatakan, penyakit bangkalan hingga kini masih menjadi persoalan serius yang belum memiliki solusi komprehensif sehingga berdampak pada produktivitas durian sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.

Menurutnya, penelitian yang dilakukan perguruan tinggi tidak boleh berhenti pada kajian jangka pendek, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan agar penyebab utama penyakit tersebut dapat diketahui secara ilmiah.

“Harapan kami, penelitian ini dilakukan secara berkelanjutan sehingga penyebab utama penyakit bangkalan dapat ditemukan dan hasilnya bisa diterapkan di berbagai wilayah sentra durian di Parigi Moutong,” kata Irwan.

Selain penanganan penyakit bangkalan, Irwan juga menyoroti masih rendahnya produktivitas pertanian di sejumlah wilayah yang membutuhkan dukungan riset dan pendampingan dari kalangan akademisi.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing sektor pertanian.

Irwan juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Universitas Tadulako, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperoleh dukungan riset maupun pendanaan.

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan solusi atas persoalan yang dihadapi petani, tetapi juga mendorong pengembangan hilirisasi komoditas unggulan seperti durian, kakao, dan kelapa.

Dengan dukungan riset yang berkelanjutan, pemerintah daerah berharap sektor pertanian Parigi Moutong mampu berkembang lebih produktif, memiliki nilai tambah, serta meningkatkan kesejahteraan petani.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *