Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
Parigi Moutong

Diskominfo Diminta Gencarkan Informasi Pangan Bersubsidi

26
×

Diskominfo Diminta Gencarkan Informasi Pangan Bersubsidi

Sebarkan artikel ini
Asisten II Setda Parigi Moutong Aswini Dimpel meminta Diskominfo menggencarkan sosialisasi lokasi Rumah Pangan Kita agar masyarakat lebih mudah mengakses pangan bersubsidi.(Diskominfo)

Inframenews, Parigi Moutong
Selasa, 28 Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) lebih gencar menyosialisasikan lokasi penjualan pangan bersubsidi agar masyarakat semakin mudah memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Permintaan tersebut disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Parigi Moutong, Aswini Dimpel, saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (27/7/2026).

Menurut Aswini, keberadaan Rumah Pangan Kita (RPK) sangat membantu masyarakat memperoleh minyak goreng bersubsidi dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar.

Ia menjelaskan, masyarakat di wilayah Parigi masih dapat membeli minyak goreng bersubsidi dari Bulog melalui Rumah Pangan Kita dengan harga sekitar Rp16.000 per liter.

Namun, masyarakat di wilayah Toribulu dan sekitarnya belum memperoleh akses terhadap RPK sehingga masih harus membeli minyak goreng dengan harga sekitar Rp22.000 per liter.

Karena itu, Aswini meminta seluruh perangkat daerah, khususnya Diskominfo, aktif menyebarluaskan informasi mengenai lokasi penjualan pangan bersubsidi kepada masyarakat.

Ia berharap sosialisasi yang lebih masif dapat meningkatkan pemanfaatan Rumah Pangan Kita sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Selain memperkuat penyebaran informasi, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong juga terus berkoordinasi dengan Bulog dan instansi terkait untuk mendukung upaya pengendalian inflasi serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *