Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
Kota PaluPKSPolitikSulawesi Tengah

HUT RI ke-81, PKS Sulteng Tegaskan Kerja Nyata untuk Rakyat

25
×

HUT RI ke-81, PKS Sulteng Tegaskan Kerja Nyata untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini
Jajaran DPTW PKS Sulawesi Tengah mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Kantor DPTW PKS Sulteng, Palu, Senin (17/8/2026).(Humas)

Inframenews, Palu
Kamis, 20 Agustus 2026

DPTW PKS Sulawesi Tengah menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum memperkuat nasionalisme dan komitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Upacara peringatan digelar di halaman Kantor DPTW PKS Sulawesi Tengah, Senin (17/8/2026), dengan Ketua DPW PKS Sulteng Muhammad Wahyuddin SST sebagai inspektur upacara.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran DPTW PKS Sulteng, kepala dan sekretaris bidang DPW PKS, perwakilan generasi muda Garuda Keadilan, serta jajaran DPTD PKS Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Dalam amanatnya, Muhammad Wahyuddin menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah Allah SWT yang harus disyukuri dan diisi melalui perjuangan untuk mewujudkan bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

“Memasuki usia kemerdekaan ke-81 tahun, kemerdekaan yang lahir atas berkat rahmat Allah SWT Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur harus kita isi dengan kerja nyata untuk rakyat,” ujarnya.

Ustadz Wahyu, sapaan akrab Muhammad Wahyuddin, juga mengajak seluruh peserta menghormati jasa para pahlawan dan meneladani perjuangan Proklamator Kemerdekaan RI Soekarno dan Mohammad Hatta.

Menurutnya, penghormatan terhadap para pendiri bangsa tidak cukup dilakukan dengan mengenang sejarah, tetapi harus diwujudkan dengan meneruskan cita-cita perjuangan mereka.

Ia menyebut pimpinan PKS sebelumnya telah melakukan ziarah kebangsaan ke makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, dan makam Bung Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Dari Bung Karno, kata Wahyuddin, bangsa Indonesia dapat belajar bahwa kemerdekaan politik harus menjadi jalan menuju kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi.

“Dari Bung Karno, kita belajar bahwa kemerdekaan politik bukanlah tujuan akhir, melainkan jembatan emas menuju kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi bagi seluruh rakyat,” katanya.

Sementara dari Bung Hatta, masyarakat dapat meneladani politik yang bersih dan berintegritas serta pentingnya membangun perekonomian untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menempatkan perekonomian sebagai bagian penting dalam mewujudkan kemakmuran rakyat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi keluarga besar PKS Sulteng bahwa semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni.

Semangat nasionalisme perlu diterjemahkan melalui kerja nyata, pelayanan sosial, kepedulian kemanusiaan, serta perjuangan menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *