Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
PKSPolitikSulawesi Tengah

Soliditas Struktur Jadi Modal PKS Hadapi Pemilu 2029

21
×

Soliditas Struktur Jadi Modal PKS Hadapi Pemilu 2029

Sebarkan artikel ini
Rustam Abidin menyampaikan strategi PKS menghadapi Pemilu 2029 dalam Ngopi 17-an Bersama Jurnalis di Palu, Senin (17/8/2026).(Humas)

Inframenews, Palu
Minggu 23 Agustus 2026

Kepala Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS Sulawesi Tengah Rustam Abidin menyebut soliditas struktur organisasi menjadi salah satu modal utama PKS menghadapi Pemilu 2029.

Menurut Rustam, struktur organisasi yang kuat dan terjaga memungkinkan partai menjalankan agenda politik secara berkelanjutan meski terjadi pergantian kepemimpinan.

“Partai Keadilan Sejahtera mempunyai kesolidan yang kuat terkait strukturnya,” kata Rustam dalam acara Ngopi 17-an Bersama Jurnalis bertema Menakar Peluang Menuju Senayan 2029 di halaman Kantor DPW PKS Sulteng, Senin (17/8/2026).

Ia menilai dinamika pergantian kepemimpinan di tubuh PKS, baik tingkat pusat, wilayah maupun daerah, relatif minim gejolak.

Kondisi tersebut dinilai penting karena pergantian kepemimpinan tidak serta-merta mengganggu jalannya organisasi maupun agenda pemenangan pemilu.

Rustam mengatakan kesinambungan struktur menjadi kekuatan dalam menjaga kerja-kerja politik sekaligus memastikan strategi pemenangan tetap berjalan.

Ia mencontohkan perjalanan dirinya di internal DPW PKS Sulteng yang menunjukkan proses regenerasi dan peralihan kepemimpinan berlangsung relatif mulus.

Rustam sebelumnya pernah dipercaya sebagai Sekretaris Umum DPW PKS Sulteng selama satu periode, kemudian menjabat Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah.

Kini, ia mendapat amanah sebagai Kepala Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPW PKS Sulteng.

“Dinamika peralihan kepemimpinan di Partai Keadilan Sejahtera, apakah di tingkat pusat, wilayah dan daerah, sangat minim,” ujarnya.

Menurut Rustam, pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa proses regenerasi dalam organisasi dapat berlangsung tanpa mengganggu konsolidasi partai.

Soliditas organisasi juga dinilai menjadi modal penting PKS Sulteng dalam menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

PKS Sulteng menargetkan kembali memperoleh kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah setelah sebelumnya pernah memiliki keterwakilan di Senayan.

Untuk mencapai target tersebut, PKS tidak hanya mengandalkan kekuatan struktur, tetapi juga melakukan pemetaan politik hingga tingkat desa dan tempat pemungutan suara (TPS).

Silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta memperkuat jaringan menjadi bagian dari strategi konsolidasi yang terus dilakukan menuju Pemilu 2029.

“Silaturahmi, terus menjaga kebersamaan, dan memperkuat jaringan, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi ini. Insya Allah, PKS berupaya meraih yang lebih baik, dari kemarin,” tegas Rustam.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *