Inframenews, Parigi Moutong
Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase menekankan transparansi penyaluran bantuan pangan sekaligus mempercepat pembenahan akses menuju wilayah terpencil.
Hal tersebut disampaikan saat Bupati bersama Wakil Bupati H. Abdul Sahid menghadiri penyerahan simbolis bantuan pangan alokasi Juli–September 2026 di Kantor Camat Tinombo, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bidang I TP PKK Hj. Marwah Mahdang, Asisten III Yusnaeni, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hj. Sofiana, Plt. Kepala Dinas Kominfo Hairudin, serta unsur Forkopimcam.
Bupati mengatakan penyaluran cadangan beras pemerintah merupakan bentuk kehadiran negara untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus membantu menekan laju inflasi.
Namun, Bupati menerima laporan mengenai kendala penyaluran bantuan menuju sejumlah desa terpencil akibat tingginya biaya transportasi dan kondisi jalan yang sulit.
Pemkab Parigi Moutong berkomitmen memperbaiki aksesibilitas wilayah terpencil agar distribusi bantuan maupun hasil pertanian masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
“Pada perubahan anggaran ini kita alokasikan pengadaan satu unit alat berat yang akan ditempatkan di wilayah tersebut. Targetnya Oktober sudah ada,” tegas Bupati.
Bupati juga berencana meninjau langsung wilayah tersebut dalam satu hingga dua pekan mendatang untuk melihat kondisi akses dan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pembenahan akses tidak hanya memperlancar distribusi bantuan, tetapi juga dapat menurunkan biaya angkut hasil pertanian dan mendukung penerangan jalan desa.
Bupati turut mengingatkan masyarakat menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu di berbagai wilayah Parigi Moutong.
Wilayah selatan seperti Avolua, Toboli Barat, Labuan Donggulu, Laemanta, dan Peningka sebelumnya terdampak banjir, sementara wilayah utara menghadapi risiko kekeringan dan kebakaran lahan.
“Kolaborasi pemerintah pusat, daerah, Bulog, kecamatan, dan desa diperlukan agar bantuan tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tertib, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Bupati meminta seluruh penerima memanfaatkan bantuan pangan tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong Hj. Sofiana menyebutkan sebanyak 69.832 kepala keluarga tercatat sebagai penerima bantuan pangan pada 2026.
Penerima bantuan tersebut tersebar di 23 kecamatan serta 278 desa dan kelurahan di Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam penyerahan simbolis tersebut, bantuan diberikan kepada lima desa terpencil, yakni Ogoalas, Bainaa Barat, Patingke, Taipa Obal, dan Lombok Barat.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Bulog Sulawesi Tengah Yusri Pare mengatakan pemerintah pusat menargetkan pengadaan beras mencapai 11.000 ton untuk mendukung program bantuan pangan.
Bulog juga membuka peluang bagi pemerintah daerah mengusulkan petani atau kelompok tani baru sebagai mitra penyerapan beras daerah.
Kemitraan tersebut terutama diarahkan untuk memperkuat penyerapan produksi petani di wilayah Pantai Timur hingga Moutong.(*)













