Inframenews, Parigi Moutong
Kamis, 10 September 2026
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan dan persaudaraan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase melalui Asisten I Setda Parigi Moutong, Adrudin Nur, Rabu malam (9/9/2026).
Pesan itu disampaikan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Masjid Besar Darussalam, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi.
Peringatan tersebut mengusung tema “Meneladani Kehidupan Rasulullah untuk Pribadi yang Berakhlak Mulia dan Masyarakat yang Harmoni.”
Bupati menegaskan, Maulid Nabi hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi momentum menghayati perjalanan hidup Rasulullah SAW.
Keteladanan Rasulullah dalam kepemimpinan, kesabaran, kejujuran, kepedulian, dan kasih sayang dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
Bupati juga mengajak masyarakat memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, perbedaan latar belakang maupun pandangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan dalam membangun daerah.
Ia berharap masyarakat bersama-sama menjaga Parigi Moutong agar tetap aman, damai, religius, dan harmonis.
Peringatan Maulid juga dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan penunjukan Masjid Darussalam Parigi menjadi Masjid Besar Darussalam Parigi.
Bupati meminta penetapan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai perubahan status, tetapi sebagai amanah untuk meningkatkan peran masjid dalam pembinaan umat.
Masjid Besar Darussalam diharapkan menjadi pusat pendidikan keagamaan, penguatan ukhuwah, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Bupati juga meminta pengurus masjid mengelola amanah tersebut secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, masjid memiliki peran strategis dalam membina karakter dan menjadi benteng moral bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi serta media sosial.
Karena itu, pengurus masjid didorong mengembangkan kegiatan yang melibatkan anak-anak dan pemuda, termasuk pendidikan Al-Qur’an, kajian keislaman, kegiatan sosial, dan pembinaan kepemudaan.
Bupati menegaskan pembangunan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi.
Pembangunan juga harus disertai penguatan sumber daya manusia yang berkarakter, beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Ia menyebut penguatan kehidupan keagamaan dan pembangunan moral masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang bermakna.
Bupati mengajak ulama, tokoh agama, pengurus lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat bersinergi dengan pemerintah.
Sinergi tersebut diarahkan untuk menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan, dan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Parigi Moutong.
Sementara itu, hikmah Maulid disampaikan Ustaz Maulana Fadel, Pimpinan Pondok Pesantren Ulummul Muballighin Kota Palu.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan.
Ia menekankan bahwa kesuksesan, kemuliaan, kebahagiaan, dan keselamatan akhirat harus diwujudkan dengan mengikuti petunjuk Allah SWT dan tuntunan Rasulullah SAW.
Peringatan Maulid berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah, Polres Parigi Moutong, Polsek Parigi, Kementerian Agama, MUI, PHBI, FKUB, pemerintah kecamatan, pemerintah kelurahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta jamaah.
Melalui peringatan tersebut, Pemkab Parigi Moutong berharap keteladanan Rasulullah SAW semakin tumbuh dalam kehidupan masyarakat.
Nilai tersebut diharapkan mampu membentuk pribadi berakhlak mulia sekaligus memperkuat kehidupan sosial yang rukun, damai, dan harmonis.(*)













