Inframenews, Tangerang Selatan
Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk mereplikasi dan memanfaatkan Sistem Peta Pajak dan Pertanahan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antar daerah dan perjanjian kerja sama di Tangerang Selatan, Senin (21/9/2026).
Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid memimpin delegasi daerah bersama Kepala Bappenda Mohammad Yasir dan Plt. Kepala Diskominfo Hairudin.
Kegiatan berlangsung di Aula Blandongan Gedung Utama Balai Kota Tangerang Selatan, Jalan Maruga Raya Nomor 1, Ciputat.
Turut hadir Kepala Inspektorat Daerah Parigi Moutong H. Mohammad Sakti A. Lasimpala dan Ketua Bidang I TP-PKK Hj. Marwa Mahdang.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian ATR/BPN dalam penguatan tata kelola perpajakan dan pertanahan.
Program tersebut diarahkan untuk mempercepat integrasi Nomor Induk Bidang (NIB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP) di Kabupaten Parigi Moutong.
Kerja sama juga mencakup optimalisasi validasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) melalui sistem yang telah dikembangkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Abdul Sahid berharap sistem tersebut dapat diterapkan dengan baik untuk mendukung peningkatan akurasi data perpajakan dan pertanahan di Parigi Moutong.
Menurutnya, pemanfaatan sistem tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan kerja sama ini sebagai langkah nyata dalam tata kelola pemerintahan yang lebih baik, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Abdul Sahid.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesempatan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam proses replikasi sistem tersebut.
Pemkab Parigi Moutong berharap kerja sama ini turut mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Selain agenda penandatanganan kerja sama, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyelenggarakan Tangsel Expo yang berlangsung bersamaan dengan kegiatan tersebut.
Pameran tersebut diikuti pelaku UMKM binaan UP2K PKK dan Dekranasda serta Perhimpunan Anggrek Indonesia–Tangerang Selatan.
Tangsel Expo menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi daerah dan berbagai produk unggulan pelaku ekonomi kreatif di Tangerang Selatan.(*)













