Inframenews, Sigi
Selasa, 22 September 2026
Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah mengajak perempuan memperkuat diri dan menjadi penggerak kebaikan di keluarga maupun masyarakat melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Pesan tersebut disampaikan Bunda Wiwik saat menjadi pembicara Talkshow dan Dzikir Bulanan Kolaborasi Tiga Organisasi se-Kalukubula di Masjid Al-Ukhuwah, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Majelis Taklim, PKK, dan WIA dengan mengangkat tema “Perempuan Pelopor Kebaikan: Bahagia Dirinya, Menginspirasi Sesamanya”.
Pesan yang diusung dalam kegiatan tersebut yakni “Menguatkan Diri, Menginspirasi Negeri”.
Dalam materinya, Bunda Wiwik menjelaskan bahwa setiap perempuan memiliki kesempatan untuk menjadi pelopor kebaikan tanpa harus memiliki jabatan, harta, atau kedudukan tertentu.
Kebaikan dapat dilakukan melalui kemampuan dan kondisi yang dimiliki masing-masing perempuan.
Menurutnya, kebaikan juga berkaitan dengan keberkahan dan kebahagiaan yang dapat dirasakan ketika seseorang memberikan manfaat kepada sesama.
Perempuan tidak hanya diajak memikirkan hal yang membuat dirinya bahagia, tetapi juga apa yang dapat dilakukan agar orang lain merasakan kebahagiaan.
Materi tersebut mengaitkan kebahagiaan dengan ketenangan hati, kedekatan kepada Allah, serta kebiasaan berbuat baik kepada sesama.
Jangan Remehkan Kebaikan Kecil
Bunda Wiwik mengingatkan perempuan agar tidak meremehkan kebaikan sekecil apa pun dalam kehidupan sehari-hari.
Membantu, berbagi, mendengarkan, dan memberikan perhatian kepada orang lain dinilai tetap memiliki nilai meskipun terlihat sederhana.
Perempuan juga didorong tidak menunggu memiliki kemampuan besar untuk mulai berbuat baik.
Kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat berkembang menjadi perubahan yang lebih luas di lingkungan sekitar.
Perempuan Saling Menguatkan
Bunda Wiwik juga menempatkan perempuan bukan hanya sebagai pelaku kebaikan, tetapi sebagai pengajak kebaikan bagi orang lain.
Menurut materi tersebut, perempuan yang mengajak orang lain melakukan kebaikan turut mengambil peran sebagai pelopor.
Satu tindakan baik dapat dilihat, ditiru, dan diteruskan oleh orang lain hingga berkembang menjadi tindakan bersama.
Karena itu, perempuan didorong untuk saling menguatkan dan tidak saling menjatuhkan.
Ketika ada yang lemah, perempuan lainnya dapat memberikan dukungan, sedangkan yang terjatuh dapat dibantu untuk bangkit kembali.
Keberhasilan seorang perempuan juga diharapkan menjadi sumber inspirasi bagi perempuan lainnya.
Lima Langkah Menjadi Pelopor Kebaikan
Dalam materinya, Bunda Wiwik merumuskan lima langkah untuk menjadi pelopor kebaikan.
Kelima langkah tersebut yakni mulai dari diri sendiri, mulai dari hal kecil, mulai dari orang terdekat, mengajak orang lain, dan menjadikan kebaikan sebagai kebiasaan.
“Kelima langkah tersebut menempatkan perubahan sebagai proses yang dimulai dari tindakan sederhana dan dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.
Menurutnya, kebaikan yang dilakukan seseorang dapat menjadi inspirasi ketika dilihat dan ditiru orang lain.
Kebaikan tersebut kemudian dapat diteruskan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Perempuan Penggerak Kebaikan
Melalui kegiatan tersebut, perempuan diajak melihat perannya secara lebih luas, tidak hanya dalam keluarga tetapi juga di lingkungan sosial.
Perempuan diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang saling mendukung dan mendorong tumbuhnya kebaikan.
Pada bagian penutup materi, peserta diajak membawa pulang tekad untuk menjadi pribadi yang lebih dekat kepada Allah dan lebih baik kepada keluarga.
Peserta juga didorong lebih peduli terhadap lingkungan, gemar berbagi, serta menjadi orang pertama yang memulai kebaikan.
Talkshow dan Dzikir Bulanan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat wawasan dan semangat perempuan dalam menghadirkan kebaikan di lingkungan masing-masing.
Ketua panitia kegiatan Mega Lapasere, yang juga tercatat sebagai perwakilan Majelis Taklim Al-Ukhuwah, turut mengoordinasikan kegiatan kolaborasi tersebut.
Kegiatan berlangsung pukul 14.00-17.00 WITA di Masjid Al-Ukhuwah, Jalan Lando, Kalukubula.(*)













