Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
EkonomiHeadlineParigi Moutong

Parigi Moutong Masuk Enam Besar Proyek IPRO Nasional

31
×

Parigi Moutong Masuk Enam Besar Proyek IPRO Nasional

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI - Kabupaten Parigi Moutong masuk enam besar proyek Investment Project to Offer (IPRO) nasional melalui usulan investasi peternakan sapi perah terintegrasi. (AI/Inframenews)

Inframenews, Parigi Moutong
Sabtu, 10 Oktober 2026

Kabupaten Parigi Moutong masuk enam besar proyek Investment Project to Offer (IPRO) nasional melalui usulan investasi peternakan sapi perah terintegrasi.

Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, memaparkan peluang investasi tersebut secara daring melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM serta Bank Indonesia, Jumat (9/10/2026).

Pemaparan berlangsung di Ruang Gawalise, Lantai 3 Swiss-Belhotel, sebagai tindak lanjut proses kurasi proyek IPRO oleh Bank Indonesia dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Dalam proses kurasi tersebut, terdapat enam wilayah yang berkesempatan mempresentasikan proyek investasinya, yakni Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sulawesi Tengah.

Sulawesi Tengah diwakili Kabupaten Parigi Moutong yang mengajukan dua proyek, yaitu pengembangan kelapa dalam dan peternakan sapi perah terintegrasi.

Dari kedua usulan tersebut, proyek peternakan sapi perah terintegrasi berhasil masuk enam besar dan memperoleh kesempatan untuk dipresentasikan kepada pihak terkait.

Pengembangan peternakan direncanakan mencakup Kecamatan Parigi Selatan, Torue, hingga Sausu, dengan potensi lahan sekitar 35.157 hektare.

Sebagai tahap awal, pemerintah daerah merencanakan pembangunan peternakan percontohan dengan luas sekitar empat hektare.

Dalam pemaparannya, Erwin juga menjelaskan potensi pasar susu yang dapat mendukung keberlanjutan investasi tersebut.

Pasar yang disasar antara lain kebutuhan 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Parigi Moutong, program gizi daerah, hotel dan restoran di koridor Palu hingga Teluk Tomini, serta industri pengolahan susu nasional.

Bupati menegaskan pemerintah daerah berkomitmen membantu memberikan kepastian lahan bagi calon investor yang ingin mengembangkan usaha peternakan sapi perah.

Jika terdapat persoalan lahan dengan masyarakat, pemerintah daerah akan membantu penyelesaiannya sebelum investor memulai pembangunan.

Sementara itu, Plt. Kepala DPMPTSP Parigi Moutong, Moko Ariyanto, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju Forum Investasi Nasional (FIN).

Dalam forum tersebut, Parigi Moutong juga mendapat kesempatan membuka stan untuk memperkenalkan proyek peternakan sapi perah terintegrasi kepada calon investor.

Kegiatan pemaparan turut dihadiri Kepala Bappelitbangda, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Plt. Kepala Dinas Peternakan, Plt. Kepala DPMPTSP, Plt. Kepala Dinas PUPRP, dan Kepala Bagian Kerja Sama Kabupaten Parigi Moutong.

Hadir pula Kepala Bidang DPMPTSP Provinsi Sulawesi Tengah.

Melalui promosi proyek IPRO, Pemkab Parigi Moutong berupaya memperluas peluang investasi, mengembangkan sektor peternakan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *