Inframenews, Parigi Moutong
Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, melantik dan mengambil sumpah 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka di Auditorium Kantor Bupati, Kamis, 15 Oktober 2026.
Satu jabatan, yakni Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ditunda pelantikannya sembari menunggu putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang dijadwalkan dibacakan pada 17 November 2026 mendatang.
Pelantikan tersebut dihadiri jajaran Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Anggota DPRD Parimo, unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Ketua TP-PKK, serta jajaran tamu undangan daerah setempat.
Bupati Erwin menegaskan bahwa kenaikan jabatan berbanding lurus dengan besarnya tanggung jawab moral dan profesional yang harus dipertanggungjawabkan di dunia maupun di akhirat.
Seluruh pejabat baru telah menandatangani pakta integritas yang menyatakan kesediaan diturunkan dari jabatan jika terbukti tidak berkinerja baik atau melanggar ketentuan perundang-undangan.
Bupati memerintahkan Sekretaris Daerah menerapkan manajemen talenta secara konsisten melalui evaluasi berkala per tiga bulan untuk menilai efektivitas kinerja setiap pimpinan instansi.
Mengenai penundaan pelantikan Kepala Disdikbud, Erwin menjelaskan langkah tersebut diambil guna menghormati proses hukum PTUN yang saat ini sedang berlangsung di tahap pembuktian.
Guna mengantisipasi efisiensi anggaran daerah, Bupati mendorong seluruh pimpinan OPD proaktif menjemput alokasi program dan anggaran dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
Langkah percepatan pembangunan ini ditujukan untuk merealisasikan visi Parigi Moutong Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan yang diusung melalui program utama Gerakan Membangun Desa.
Bupati Erwin berharap seluruh pejabat yang dilantik bekerja secara optimal, akuntabel, serta berintegritas tinggi dalam memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.(*)













