Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
DaerahParigi Moutong

250 Paket Ludes Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias di Parigi Barat

16
×

250 Paket Ludes Diserbu Warga, Gerakan Pangan Murah Disambut Antusias di Parigi Barat

Sebarkan artikel ini
Antusiasme warga terlihat jelas dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (12/2/2026). (Inframenews/Multazam)

Inframenews.id, Parigi Moutong – Antusiasme warga terlihat jelas dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di Desa Lobu Mandiri, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (12/2/2026).

Sejak pagi hari, masyarakat sudah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Program yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong itu merupakan bagian dari upaya stabilisasi harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan menyambut Bulan Suci Ramadan 2026.

Kegiatan ini juga terintegrasi dalam Gerbang Desa (Gerakan Bersama Pengendalian Harga Pangan Desa).

Di bawah tenda yang dipasang di tepi jalan desa, warga tampak tertib mengantre. Mayoritas pembeli adalah ibu rumah tangga yang membawa tas belanja dan karung kecil.

Petugas melayani pembelian beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai, bawang merah, hingga bawang putih.

Beberapa warga terlihat menghitung uang sebelum membayar, sementara lainnya memastikan jumlah dan kondisi barang belanjaan.

Rak telur ditata hati-hati agar tidak pecah, sedangkan beras dan gula langsung dimasukkan ke dalam tas belanja.

Sejumlah komoditas dijual di bawah harga pasar. Beras SPHP dipasarkan Rp55.000 per 5 kilogram, beras Mawar Rp60.000 per 5 kilogram, Minyakita Rp12.500 per liter, dan gula pasir Rp14.000 per kilogram.

Sementara bawang merah dan bawang putih dijual Rp35.000 per kilogram serta telur ayam Rp55.000 per rak.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong, Rahmatia, mengungkapkan stok yang disiapkan hampir habis terjual.

“Hari ini kami siapkan 250 paket dan hampir seluruhnya terserap. Sisa kurang dari 50 paket,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila paket yang telah disiapkan habis, pihaknya tetap menyediakan stok dalam bentuk curah agar masyarakat masih bisa membeli sesuai kebutuhan dengan harga yang sama.

Rahmatia menjelaskan, pelaksanaan di Lobu Mandiri merupakan titik ketiga setelah sebelumnya digelar di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, dan Kecamatan Toribulu.

Di dua lokasi tersebut, ratusan paket juga habis dalam waktu singkat.

Tingginya minat warga menunjukkan kebutuhan bahan pokok terjangkau menjelang Ramadan cukup besar.

Pemerintah daerah berharap program ini mampu membantu masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga di tingkat desa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *