Inframenews.id, Jakarta – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyatakan dukungannya terhadap setiap upaya internasional yang bertujuan menciptakan perdamaian di Timur Tengah, termasuk melalui forum Board of Peace.
Melansir Kompas.com, Jusuf Kalla menilai gagasan pembentukan forum tersebut pada dasarnya merupakan langkah positif selama benar-benar diarahkan untuk menciptakan perdamaian, khususnya bagi rakyat Palestina.
Menurutnya, Indonesia dapat mempertimbangkan keterlibatan dalam forum tersebut apabila benar-benar membawa manfaat nyata bagi upaya menghentikan konflik yang berkepanjangan di wilayah tersebut.
“Kalau Board of Peace bisa membuat kedamaian di Palestina, oke kita ikut,” ujar Jusuf Kalla.
Ia menegaskan bahwa prinsip utama yang harus dijadikan pertimbangan adalah terciptanya perdamaian yang adil bagi Palestina. Oleh karena itu, setiap langkah diplomasi internasional perlu dievaluasi berdasarkan dampaknya terhadap upaya penyelesaian konflik.
Jusuf Kalla juga mengingatkan bahwa berbagai inisiatif perdamaian harus dilihat dari implementasinya di lapangan, bukan hanya dari konsep atau tujuan yang disampaikan.
Menurutnya, forum internasional yang mengusung misi perdamaian harus mampu menunjukkan langkah konkret untuk menghentikan konflik dan melindungi masyarakat sipil.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya perhatian terhadap keberadaan Board of Peace yang diinisiasi oleh Amerika Serikat sebagai salah satu forum internasional untuk membahas berbagai konflik global, termasuk isu Palestina.
Di Indonesia sendiri, keterlibatan dalam forum tersebut masih menjadi perdebatan publik karena sebagian pihak menilai langkah itu perlu dikaji secara hati-hati agar tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.












