Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
HeadlineInternasional

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayatollah Ali Khamenei

46
×

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayatollah Ali Khamenei

Sebarkan artikel ini
Mojtaba Kahmenei. (Tasmin/Wikimedia Commons)

Inframenews.id, Teheran – Iran resmi memiliki pemimpin tertinggi baru setelah wafatnya Ayatollah Ali Khamenei. Putra keduanya, Mojtaba Khamenei, ditunjuk untuk memimpin Republik Islam Iran menggantikan posisi sang ayah.

Melansir dari CNN Indonesia, penunjukan Mojtaba Khamenei dilakukan setelah proses pemilihan oleh Majelis Pakar yang memiliki kewenangan menentukan pemimpin tertinggi negara tersebut.

Pemilihan itu berlangsung tidak lama setelah kematian Ayatollah Ali Khamenei yang tewas dalam konflik militer yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Mojtaba Khamenei selama ini dikenal sebagai sosok yang memiliki pengaruh besar di lingkaran kekuasaan Iran meskipun jarang tampil di ruang publik. Ia juga disebut memiliki hubungan erat dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Pria berusia sekitar 56 tahun tersebut sebelumnya tidak pernah menduduki jabatan publik melalui pemilihan umum. Namun, perannya di balik layar dalam struktur kekuasaan Iran sudah lama menjadi perhatian banyak pihak.

Penunjukan Mojtaba Khamenei juga menandai momen penting dalam sejarah politik Iran karena untuk pertama kalinya posisi pemimpin tertinggi berpindah langsung dari ayah kepada anak sejak Revolusi Islam 1979.

Situasi Iran Masih Memanas

Penetapan pemimpin tertinggi baru terjadi di tengah situasi geopolitik yang masih tegang di kawasan Timur Tengah. Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat masih berlangsung dan memicu berbagai reaksi dari komunitas internasional.

Sejumlah pihak di Barat juga menyoroti proses suksesi tersebut, mengingat posisi pemimpin tertinggi memiliki kekuasaan besar dalam sistem politik Iran, termasuk dalam bidang militer, keamanan, dan kebijakan negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *