Inframenews.id, Parigi Moutong – Sabtu, 4 April 2026
Banjir melanda sejumlah desa di Kecamatan Moutong dan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, Jumat (3/4/2026).
Peristiwa banjir dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.00 WITA, setelah debit air sungai meningkat dan meluap hingga merendam permukiman warga di Desa Gio Barat, Moutong Utara, Pande, dan Pandelalap di Kecamatan Moutong, serta Desa Paria, Tompo, dan Sibatang di Kecamatan Taopa.
Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Parigi Moutong yang diterima pada pukul 20.00 WITA, ratusan warga terdampak akibat bencana tersebut. Di Desa Gio Barat tercatat 35 kepala keluarga terdampak, termasuk balita, lansia, dan satu penyandang disabilitas. Sementara di Desa Pande sebanyak 95 jiwa terdampak, dan di Desa Pandelalap mencapai 80 kepala keluarga.
Di Desa Moutong Utara, banjir merendam puluhan rumah di beberapa dusun, sedangkan di Desa Tompo jumlah warga terdampak tersebar di sejumlah dusun dengan total ratusan kepala keluarga. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Paria yang mencatat puluhan kepala keluarga terdampak.
Selain itu, beberapa warga sempat mengungsi, di antaranya di Desa Gio Barat, Pandelalap, dan Pande. Namun, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian ini.
Banjir juga mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga. Di Desa Pande tercatat sekitar 20 rumah terendam, sementara di Desa Pandelalap sebanyak 75 rumah terdampak banjir. Infrastruktur umum turut mengalami kerusakan, seperti tanggul jebol di beberapa titik di Desa Pandelalap, Pande, dan Tompo, serta kerusakan jembatan kantong produksi di Desa Tompo.
Di Desa Paria, sejumlah fasilitas umum seperti sekolah PAUD, Sekolah Alkhairat, masjid, dan kantor desa juga terdampak banjir.
Sektor pertanian dan perkebunan tidak luput dari dampak, dengan kebun jagung, kakao, kelapa, dan sawit milik warga mengalami kerusakan dan terendam banjir di beberapa desa.
Tim gabungan yang terdiri dari aparat desa, masyarakat, Babinsa, relawan TRC di Kecamatan Moutong dan Taopa, serta TRC BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah melakukan koordinasi dan kaji cepat di lokasi kejadian.
Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi logistik penanggulangan bencana, penanganan tanggul yang jebol, normalisasi sungai, perbaikan jembatan kantong produksi di Desa Tompo, serta pelebaran drainase di Desa Moutong Utara.
Saat ini, kondisi banjir di sebagian besar wilayah dilaporkan telah surut, dan para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Meski demikian, sejumlah area perkebunan masih tergenang air.












