Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
HeadlineParigi MoutongPeristiwa

Pria 61 Tahun di Tomoni Parigi Moutong Ditemukan Tewas di Kebun

11
×

Pria 61 Tahun di Tomoni Parigi Moutong Ditemukan Tewas di Kebun

Sebarkan artikel ini
Foto : shutterstock

Inframenews.id, Parigi Moutong – Selasa, 7 April 2026

Warga Desa Tomini, Kecamatan Tomini, Kabupaten Parigi Moutong digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan, Selasa (7/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Linton Lowo (61), warga Desa Ogotmubu. Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam pondok kebunnya sekitar pukul 18.30 WITA oleh warga yang sebelumnya melakukan pencarian.

Sebelumnya, korban diketahui berangkat ke kebun sejak pagi hari sekitar pukul 07.30 WITA. Namun hingga sore hari korban tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga.

Pencarian kemudian dilakukan oleh seorang saksi bersama warga lainnya hingga akhirnya korban ditemukan dalam posisi terlentang tanpa mengenakan baju, dengan kepala beralaskan kaus miliknya.

Di sekitar lokasi, ditemukan sepeda motor serta sejumlah barang pribadi korban seperti parang, sepatu, dan tas yang masih dalam kondisi utuh di dalam pondok.

Kapolsek Tomini, IPTU Sumarlin, mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi perampasan.

“Dari hasil olah TKP sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau indikasi perampasan barang milik korban,” ujarnya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan awal oleh petugas medis Puskesmas Tomini menunjukkan adanya luka gores di bagian belakang leher, pendarahan dari lubang hidung sebelah kiri, serta lebam pada bagian belakang tubuh.

Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 12 jam sebelum ditemukan.

Meski demikian, pihak keluarga menyebut korban memiliki riwayat penyakit hipertensi dan maag akut yang kerap kambuh, terutama saat kelelahan. Hal ini menjadi salah satu dugaan awal penyebab kematian.

Pihak kepolisian menegaskan masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan sementara mengarah pada faktor kesehatan, namun kami tetap melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak adanya unsur tindak pidana,” tegas IPTU Sumarlin.

Polisi juga telah mengambil sejumlah langkah, mulai dari mengamankan lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis.

Peristiwa ini sempat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Namun pihak kepolisian mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum jelas.

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan, sementara penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *