Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
Parigi MoutongParlemen

Anggota DPRD Parigi Moutong Fathia Janji Kawal Aspirasi Warga Pelosok

75
×

Anggota DPRD Parigi Moutong Fathia Janji Kawal Aspirasi Warga Pelosok

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Parigi Moutong Fathia berdialog dengan warga saat reses di wilayah pelosok Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (21/4/2026), untuk menyerap aspirasi dan menyalurkan bantuan sosial. (Istimewa)

Inframenews, Parigi Moutong
Minggu, 26 April 2026

Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong dari Fraksi PDI Perjuangan, Fathia, berjanji mengawal seluruh aspirasi masyarakat pelosok yang disampaikan saat Reses Masa Persidangan Tahun 2026.

Kegiatan reses dilaksanakan di Dusun Taedo, Desa Tomoli Selatan, Kecamatan Toribulu, dan Desa Maninili Barat pada Selasa (21/4/2026).

Untuk mencapai Dusun Taedo, Fathia menempuh jalur sempit menggunakan sepeda motor karena akses jalan belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Dalam dialog bersama warga, kondisi sungai yang terus mengikis permukiman menjadi persoalan utama yang disampaikan masyarakat.

Warga mengusulkan pembangunan beronjong untuk mengantisipasi abrasi sungai yang mengancam kawasan permukiman.

Selain itu, masyarakat meminta perbaikan akses jalan dan bantuan bibit kakao guna mendukung peningkatan hasil pertanian.

Pada reses di Desa Maninili Barat, warga mengusulkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya, bantuan alat kuliner, tenda besi, dan bibit kakao.

Fathia juga menyalurkan 21 paket sembako kepada para lansia serta bantuan kasur busa bagi warga kurang mampu.

Ia turut mengunjungi kediaman seorang lansia bernama Harjun untuk menyerahkan bantuan secara langsung.

Fathia mengatakan reses bukan sekadar agenda menyerap aspirasi, tetapi juga kesempatan melihat langsung kondisi masyarakat di daerah terpencil.

Ia menegaskan seluruh usulan masyarakat akan diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai kewenangan DPRD.

Fathia juga memastikan penanganan warga yang membutuhkan perhatian khusus akan terus dikoordinasikan dengan pemerintah kecamatan agar mendapat solusi berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *