Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
HeadlineKota PaluParlemenPolitikSulawesi Tengah

Alfiani Eliata Sallata Ajak Masyarakat Ambil Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan

15
×

Alfiani Eliata Sallata Ajak Masyarakat Ambil Aksi Nyata Selamatkan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dimanfaatkan Alfiani Eliata Sallata untuk mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mengambil langkah nyata menghadapi perubahan iklim.

Inframenews.id, Palu – Sabtu, 6 Juni 2026

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Alfiani Eliata Sallata, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil langkah nyata dalam menjaga lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Ajakan tersebut disampaikan Alfiani saat menghadiri kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di kawasan Kampung Nelayan, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mengusung tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim” (#NowforClimate) dan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah yang terhubung melalui telekonferensi bersama Presiden Republik Indonesia.

Menurut Alfiani, momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh dimaknai sekadar sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi harus menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat kolaborasi dalam menghadapi perubahan iklim.

Ia menilai dampak perubahan iklim saat ini semakin dirasakan masyarakat, mulai dari cuaca ekstrem, penurunan kualitas lingkungan, hingga ancaman terhadap keberlanjutan sumber daya alam.

“Perubahan iklim saat ini telah memberikan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari perubahan cuaca ekstrem, berkurangnya kualitas lingkungan, hingga ancaman terhadap keberlanjutan sumber daya alam. Karena itu, seluruh elemen bangsa harus bergerak bersama dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing,” ujarnya.

Alfiani mengatakan tema “Saatnya Bekerja Untuk Iklim” menjadi ajakan kepada seluruh pihak untuk tidak hanya berbicara mengenai isu lingkungan, tetapi juga melakukan tindakan konkret yang berkelanjutan.

Menurutnya, berbagai langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon, melestarikan kawasan pesisir dan hutan, hingga mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan merupakan bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim.

“Kita tidak bisa lagi hanya menjadi penonton. Saatnya bekerja untuk iklim melalui tindakan sederhana namun berkelanjutan, seperti menjaga kebersihan lingkungan, menanam pohon, menjaga kawasan pesisir dan hutan, serta mendukung kebijakan pembangunan yang berwawasan lingkungan,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dan perlindungan lingkungan hidup.

Menurut Alfiani, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung keberhasilan program-program lingkungan.

“DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mendukung penuh berbagai upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan pelestarian lingkungan hidup, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian alam di Bumi Tadulako,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Sulawesi Tengah memiliki kekayaan alam yang melimpah, mulai dari kawasan pesisir, laut, hutan, hingga keanekaragaman hayati yang perlu dijaga bersama.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, dan masyarakat luas menjadi kunci untuk memastikan lingkungan tetap lestari dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Kekayaan alam yang kita miliki adalah aset berharga daerah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat, dan seluruh masyarakat untuk memastikan lingkungan tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Lingkungan yang sehat merupakan fondasi utama bagi pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut ditutup dengan sesi foto bersama unsur Forkopimda dan makan siang bersama peserta kegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *