Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
Pasang Iklan di Inframenews
HeadlineParigi MoutongPeristiwa

Banjir Torue Surut, 10 KK Terdampak dan 20 Hektare Sawah Terendam

37
×

Banjir Torue Surut, 10 KK Terdampak dan 20 Hektare Sawah Terendam

Sebarkan artikel ini
Petugas TRC BPBD Parigi Moutong melakukan asesmen dan pendataan pascabanjir di Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Selasa (30/6/2026) malam. Berdasarkan data sementara, sekitar 10 kepala keluarga terdampak, sementara sekitar 20 hektare sawah di Desa Purwosari sempat terendam akibat luapan sungai.(BPBD Parimo)

InframeNews, Parigi Moutong
Rabu, 1 Juli 2026

Banjir yang melanda Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (30/6/2026) petang, telah surut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah, bencana tersebut berdampak terhadap sejumlah warga dan lahan pertanian.

Berdasarkan pembaruan data Pusdalops BPBD Parigi Moutong per Rabu (1/7/2026) pukul 09.00 WITA, banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan sungai meluap.

Wilayah terdampak meliputi Desa Purwosari, Desa Torue, dan Desa Tolai di Kecamatan Torue.

BPBD mencatat sebanyak 10 kepala keluarga di Desa Tolai Barat terdampak banjir. Sementara jumlah warga terdampak di Desa Torue masih dalam proses pendataan.

Di sektor pertanian, sekitar 20 hektare lahan persawahan di Desa Purwosari ikut terendam akibat luapan air.

Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa, tidak terdapat pengungsi, serta tidak ditemukan kerusakan rumah maupun fasilitas umum akibat kejadian tersebut.

Pasca banjir, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Parigi Moutong bersama aparat desa dan masyarakat melakukan asesmen serta kaji cepat untuk mendata dampak bencana di lapangan.

BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa guna memastikan kondisi warga terdampak dan kebutuhan penanganan pascabanjir.

Dalam laporan tersebut, kebutuhan mendesak yang diidentifikasi meliputi bantuan logistik kebencanaan serta perbaikan tanggul sungai guna mengantisipasi banjir susulan apabila hujan kembali mengguyur wilayah tersebut.

Hingga laporan diterbitkan, kondisi banjir dinyatakan telah surut, sementara proses pendataan dampak masih terus berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *