Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
ParlemenPolitikSigiSulawesi Tengah

Bunda Wiwik Dorong Tenun Donggala Tembus Pasar Global

54
×

Bunda Wiwik Dorong Tenun Donggala Tembus Pasar Global

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi PKS DPRD Sulteng Hj. Wiwik Jumatul Rofi'ah mengapresiasi pelaksanaan Buya Subi Festival 2026 yang diharapkan menjadi momentum promosi tenun khas Donggala ke pasar nasional dan internasional. (Foto: Humas)

InframeNews, Donggala
Kamis, 9 Juli 2026

Ketua Fraksi PKS DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag., MH mengapresiasi pelaksanaan Buya Subi Festival 2026 yang dinilai menjadi momentum penting untuk mempromosikan tenun khas Donggala ke pasar nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya.

Menurut Bunda Wiwik, sapaan akrabnya, festival tersebut bukan sekadar agenda budaya, tetapi juga menjadi bukti bahwa Sulawesi Tengah memiliki warisan tenun khas Donggala yang bernilai tinggi dan layak dikenal lebih luas.

“Bagi Bunda Wiwik, melihat kegiatan festival ini bukan sekadar agenda budaya semata. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Sulawesi Tengah memiliki kekayaan tenun khas Donggala yang bernilai tinggi,” katanya, Kamis (9/7/2026).

Ia mengatakan tenun Donggala sejak lama dikenal memiliki motif yang khas dan sarat dengan nilai filosofi kehidupan.

Keunikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri di mata masyarakat maupun para pecinta seni.

“Hal inilah yang menjadi nilai tersendiri tenun kain Donggala di mata publik, apalagi bagi para pecinta seni,” ujarnya.

Bunda Wiwik berharap penyelenggaraan festival tersebut menghasilkan kerja sama yang bernilai strategis, baik dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan UMKM maupun memperkuat promosi sektor pariwisata daerah.

Menurutnya, kehadiran CEO Eco Fashion Week Australia (EFWA), Zuhal Kuvan Mills, menjadi peluang besar bagi Sulawesi Tengah untuk memperkenalkan tenun khas Donggala ke pasar global.

“Semoga kehadiran beliau membuka peluang besar bagi Sulawesi Tengah untuk mengenalkan tenun khas Donggala ke market global dunia,” tandasnya.

Berdasarkan informasi dari sejumlah media, Buya Subi Festival 2026 terselenggara melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Eco Fashion Week Australia (EFWA).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *