Inframenews.id, Parigi Moutong
Sabtu, 1 Agustus 2026
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong bergerak cepat menindaklanjuti banjir yang kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Bantaya dengan menurunkan tim gabungan untuk meninjau lokasi terdampak.
Peninjauan dilakukan pada Kamis (30/7/2026) atas arahan Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase sebagai langkah percepatan penanganan banjir.
Tim dipimpin Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Parigi Moutong Moh. Aflianto Hamzah bersama Bidang Sumber Daya Air, Bidang Cipta Karya, Sekretaris Dinas PUPRP, dan Plt. Kepala BPBD Kabupaten Parigi Moutong.
Hasil peninjauan menunjukkan banjir dipicu saluran drainase yang tidak lagi berfungsi optimal akibat endapan lumpur dan tersumbatnya saluran pembuangan.
Kondisi tersebut menyebabkan aliran air terhambat ketika hujan deras mengguyur kawasan Kelurahan Bantaya.
Sebagai langkah cepat, Dinas PUPRP akan segera melakukan normalisasi dan pembersihan drainase pada titik-titik yang mengalami penyumbatan.
Upaya tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air sehingga mengurangi risiko banjir saat intensitas hujan meningkat.
Selain penanganan darurat, pemerintah juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui pemeliharaan dan peningkatan sistem drainase di kawasan Kota Parigi.
Program tersebut akan diupayakan melalui pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap langkah cepat dan penanganan berkelanjutan dapat meminimalkan risiko banjir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di Kelurahan Bantaya.(*)













