Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
PKSPolitikSulawesi Tengah

PKS Buka Keanggotaan Digital, Anak Muda Didorong Bergabung

24
×

PKS Buka Keanggotaan Digital, Anak Muda Didorong Bergabung

Sebarkan artikel ini
PKS Sulawesi Tengah membuka keanggotaan melalui program Join PKS berbasis digital dan mendorong keterlibatan anak muda menghadapi Pemilu 2029.

Inframenews, Palu
Minggu, 23 Agustus 2026

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bergabung sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Sekretaris DPW PKS Sulawesi Tengah, Moh Rizal Dg Sewang, mengatakan proses bergabung kini dipermudah melalui program Join PKS yang disiapkan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS.

Masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara digital dengan memindai QR Code yang disediakan PKS untuk langsung tercatat dalam sistem keanggotaan.

“PKS sekarang di seluruh Indonesia membuka program Join PKS. Untuk bergabung bersama PKS bisa melakukan scan QR Code yang sudah disiapkan DPP,” kata Rizal dalam acara Ngopi 17-an Bersama Jurnalis di halaman Kantor DPW PKS Sulteng, Senin (17/8/2026).

Menurut Rizal, digitalisasi keanggotaan tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin bergabung tanpa harus melalui proses pendaftaran yang rumit.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PKS memperkuat struktur dan basis kader di seluruh Indonesia menjelang Pemilu 2029.

Rizal menegaskan kesempatan bergabung terbuka bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang etnis, golongan maupun agama.

“Ruang ini diberikan kepada seluruh anak muda dari kalangan apa saja, dari semua etnis, semua golongan, semua agama,” ujarnya.

Selain membuka keanggotaan secara luas, PKS juga memberikan perhatian khusus terhadap keterlibatan generasi muda dalam politik melalui pencalegan dini.

Rizal mengatakan PKS selama ini telah memberikan ruang keterwakilan perempuan sebesar 30 persen dan kini tengah membahas komposisi khusus bagi generasi muda.

“Tidak boleh dalam setiap dapil tidak ada anak muda, terutama yang milenial. Mereka diberikan ruang khusus untuk masuk dalam pencalegan dini di PKS,” katanya.

Penguatan kader tersebut juga dibarengi peningkatan kemampuan internal partai dalam melakukan pemetaan potensi politik menjelang Pemilu 2029.

DPP PKS, kata Rizal, tengah memberikan pelatihan kepada surveyor yang nantinya ditempatkan di setiap wilayah untuk mengukur popularitas dan elektabilitas calon maupun kader.

Menurutnya, pemetaan berbasis survei diperlukan agar strategi politik partai tidak hanya mengandalkan klaim mengenai jumlah pendukung.

“Bukan hanya sekadar ungkapan bahwa saya punya sekian orang, sekian suara. Tetapi bagaimana elektabilitasnya, terutama popularitasnya,” tandasnya.

Rizal menambahkan PKS terus mempersiapkan struktur dan kader meskipun tahapan serta regulasi Pemilu 2029 masih dalam proses.

Ia menilai soliditas struktur dan militansi kader menjadi modal penting bagi PKS dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *