Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
KesehatanKota PaluParlemenSulawesi Tengah

DPRD Sulteng Dukung Bhakti Kesehatan Polda

30
×

DPRD Sulteng Dukung Bhakti Kesehatan Polda

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi I DPRD Sulteng Bartholomeus Tandigala menghadiri Bhakti Kesehatan Polda Sulteng di Aula Torabelo Polresta Palu, Kamis, 20 Agustus 2026.

Inframenews, Palu
Jumat, 21 Agustus 2026

DPRD Sulawesi Tengah mendukung kegiatan Bhakti Kesehatan Polda Sulteng yang digelar di Aula Torabelo Polresta Palu, Kamis (20/8/2026).

Ketua DPRD Sulteng diwakili Ketua Komisi I DPRD Sulteng Dr. Bartholomeus Tandigala, S.H., CES dalam kegiatan pelayanan kesehatan tersebut.

Bhakti Kesehatan Polda Sulteng menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian Polri terhadap kebutuhan warga.

Sejumlah pelayanan diberikan kepada masyarakat dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan umum hingga pemeriksaan kesehatan spesialis.

Pelayanan lainnya meliputi pemeriksaan gigi, khitanan massal, pelayanan keluarga berencana, skrining stunting, serta pembagian kacamata gratis.

Kegiatan tersebut menjadi bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan.

Pelayanan kesehatan juga diarahkan untuk membantu mencegah dan mendeteksi berbagai persoalan kesehatan yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketua Komisi I DPRD Sulteng Dr. Bartholomeus Tandigala menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Bhakti Kesehatan Polda Sulteng.

Menurutnya, kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian sekaligus sinergi antarlembaga,” ujar Bartholomeus.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menjangkau masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, DPRD, tenaga kesehatan, dan masyarakat penting untuk memperkuat pembangunan sektor kesehatan di Sulawesi Tengah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *