Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
ParlemenPolitikSulawesi Tengah

Ambo Dalle Soroti Pelaku Tambang dari Luar Daerah

23
×

Ambo Dalle Soroti Pelaku Tambang dari Luar Daerah

Sebarkan artikel ini
H. Ambo Dalle menjadi pemantik dalam diskusi peluang pengusaha lokal di sektor pertambangan Sulawesi Tengah di Kota Palu, Minggu (31/8/2026).

Inframenews, Palu
Selasa, 1 September 2026

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, H. Ambo Dalle, menyoroti dominasi pelaku usaha dari luar daerah dalam memanfaatkan peluang bisnis di sektor industri dan pertambangan Sulteng.

Ambo Dalle mengatakan sejumlah pelaku usaha dari luar daerah telah lebih dahulu masuk dan mengambil peluang bisnis di kawasan industri dan pertambangan, termasuk Morowali dan Morowali Utara.

“Kenapa kita tidak bisa menjadi pelaku dari setiap peluang yang ada di daerah kita sendiri?” ungkap Ambo Dalle.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi pemantik dalam Silaturahmi dan Diskusi Panel HMI/Keluarga Besar Hijau Hitam di salah satu restoran di Kota Palu, Minggu (31/8/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Pengusaha Lokal di Bisnis Sektor Pertambangan Sulawesi Tengah”.

Menurut Ambo Dalle, kondisi tersebut harus menjadi perhatian agar pengusaha lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan industri pertambangan di Sulawesi Tengah.

Ia mendorong pelaku usaha daerah memperkuat kolaborasi serta meningkatkan kemampuan memahami regulasi yang berkaitan dengan sektor pertambangan.

Selain itu, pengusaha lokal dinilai perlu membangun kesiapan usaha agar mampu memenuhi kebutuhan dan persyaratan dalam ekosistem industri pertambangan.

Ambo Dalle menilai keterlibatan pengusaha daerah akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar apabila peluang bisnis di sektor strategis tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.

Karena itu, ia berharap forum diskusi tersebut tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dilanjutkan dengan langkah konkret untuk membuka akses bagi pengusaha lokal.

Menurutnya, perjuangan bersama diperlukan untuk memperluas ruang keterlibatan pelaku usaha daerah dalam rantai bisnis industri pertambangan.

Ia berharap muncul kesadaran bersama untuk mempersiapkan pengusaha lokal agar mampu menangkap peluang yang berkembang seiring meningkatnya aktivitas pertambangan di Sulawesi Tengah.

Dengan demikian, potensi sumber daya alam daerah diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi investor dari luar, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat dan pelaku usaha lokal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *