Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
DaerahKesehatanParigi Moutong

Hestiwati Nanga Dorong CKG Diiringi Penguatan SPM

35
×

Hestiwati Nanga Dorong CKG Diiringi Penguatan SPM

Sebarkan artikel ini
Ketua TP-PKK Parigi Moutong Hestiwati Nanga membuka sosialisasi peduli stunting, CKG dan pencegahan TBC di Desa Mertasari, Jumat (2/10/2026). (Dok. Pemda Parigi Moutong)

Inframenews, Parigi Moutong
Sabtu, 3 Oktober 2026

Ketua TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga, membuka sosialisasi peduli stunting, Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan pencegahan Tuberkulosis (TBC).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Mertasari, Jumat (2/10/2026), dan diinisiasi Pokja 4 TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong.

Sosialisasi diikuti TP-PKK Kecamatan dan TP-PKK Desa dari Kecamatan Parigi, Parigi Barat, serta Parigi Selatan.

Kegiatan menghadirkan pemateri dari Pokja 4 TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong untuk memberikan pemahaman terkait sejumlah isu kesehatan masyarakat.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelaksanaan CKG yang dilayani Puskesmas Parigi.

Hestiwati Nanga mengapresiasi masyarakat dan tenaga kesehatan Parigi Moutong atas capaian pelaksanaan CKG selama enam bulan terakhir.

Ia menyebut capaian CKG Kabupaten Parigi Moutong selama enam bulan berturut-turut menjadi yang terbaik di Provinsi Sulawesi Tengah.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan sedalam-dalamnya buat masyarakat dan tenaga kesehatan Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Hestiwati.

Meski demikian, Hestiwati mengingatkan agar tingginya capaian CKG tetap diiringi dengan perhatian terhadap Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Menurutnya, capaian CKG yang tinggi perlu berjalan seimbang dengan pemenuhan indikator pelayanan kesehatan lainnya.

“Jangan kita terlena dengan CKG tinggi, tapi kita evaluasi juga SPM kita, jangan sampai tidak berbanding lurus,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, TP-PKK Kabupaten Parigi Moutong mendorong peningkatan pemahaman kader terhadap berbagai isu kesehatan masyarakat.

Kader PKK juga diharapkan semakin berperan dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada masyarakat di tingkat kecamatan dan desa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *