Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
DaerahKesehatanParigi Moutong

TP PKK Parimo Sosialisasikan Cek Kesehatan Gratis dan Pencegahan Stunting

21
×

TP PKK Parimo Sosialisasikan Cek Kesehatan Gratis dan Pencegahan Stunting

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Parigi Moutong Hj. Hestiwati Nanga menyampaikan sosialisasi pemeriksaan kesehatan, pencegahan stunting, dan TBC di Kantor Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kamis (8/10/2026).(Diskominfo)

Inframenews, Parigi Moutong
Kamis, 8 Oktober 2026

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Parigi Moutong menyosialisasikan cek kesehatan gratis, pencegahan stunting, dan tuberkulosis (TBC) di Kantor Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti peserta dari Kecamatan Parigi Utara, Parigi Tengah, dan Siniu, serta dihadiri para camat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Ketua TP PKK Kabupaten Parigi Moutong, Hj. Hestiwati Nanga, menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai berbagai program kesehatan.

Ia juga menyoroti pentingnya pencegahan pernikahan dini dan penyalahgunaan narkoba sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Kesehatan adalah hal yang tak bisa ditawar. Di sinilah ruang dan wadah kita menyampaikan kepada masyarakat, apa yang harus kita lakukan terkait program-program penting untuk kesejahteraan kita bersama,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Hestiwati menjelaskan pentingnya pencegahan stunting sejak Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Ia menyebut pemeriksaan kehamilan secara rutin, pemberian imunisasi lengkap, dan pemantauan pertumbuhan anak sebagai langkah penting untuk mencegah stunting.

“Jika kita bicara peduli stunting, maka HPK harus berjalan dengan baik. Mulai dari pemeriksaan kehamilan secara rutin, imunisasi lengkap, hingga pemantauan pertumbuhan anak sejak lahir,” jelasnya.

Hestiwati juga mengingatkan pentingnya skrining triple eliminasi bagi ibu hamil, yang meliputi pemeriksaan Hepatitis B, HIV, dan sifilis.

Menurutnya, deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu mencegah penularan infeksi dari ibu kepada bayi.

Ia turut menyoroti persoalan kesehatan ibu, khususnya risiko perdarahan saat persalinan yang disebutnya sebagai penyebab utama kematian ibu di Parigi Moutong.

Untuk mendukung kebutuhan darah, TP PKK Kabupaten Parigi Moutong berencana menggalakkan gerakan donor darah di setiap kecamatan dalam waktu dekat.

Hestiwati menyampaikan bahwa kebutuhan darah perlu mendapat perhatian bersama, termasuk untuk pasien yang menjalani cuci darah di rumah sakit.

Ia mengajak para camat membantu menggerakkan masyarakat agar berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.

Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, ia menjelaskan bahwa pendonor juga menjalani pemeriksaan darah sesuai prosedur sebelum darah digunakan.

Hestiwati mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengandalkan kondisi fisik untuk menilai kesehatan, karena sejumlah infeksi dapat terjadi tanpa gejala yang terlihat.

Pada akhir kegiatan, ia meminta agar data kasus kesehatan, termasuk stunting dan TBC, dipetakan hingga tingkat desa agar penanganannya lebih tepat sasaran.

“Kita tidak hanya menyampaikan, tetapi juga memantau. Semoga langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi kesehatan keluarga kita di Parigi Moutong,” tutupnya.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Parigi Moutong berharap kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan, pencegahan stunting, dan pengendalian penyakit menular semakin meningkat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *