Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
BencanaHeadlineKesehatanLingkunganNasional

BMKG Catat 23 Wilayah Indonesia Dibekap Asap Karhutla, Palangka Raya Tembus Level Berbahaya

182
×

BMKG Catat 23 Wilayah Indonesia Dibekap Asap Karhutla, Palangka Raya Tembus Level Berbahaya

Sebarkan artikel ini
Bencana Karhutla makin meluas! Data BMKG per 14 Oktober mencatat 23 wilayah dari Sumatra hingga Papua dikepung kabut asap. Bahkan, asap dari Sumatra dan Kalimantan sudah melintas ke Malaysia dan Singapura. Yang paling mengkhawatirkan, kualitas udara di Palangka Raya menyentuh level sangat berbahaya dengan konsentrasi PM2,5 mencapai 3.340 $\mu g/m^3$!

Inframenews, Jakarta
Kamis, 15 Oktober 2026

Sebanyak 23 wilayah di Indonesia saat ini dilaporkan terikat kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Berdasarkan data citra sebaran asap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta BNPB per Rabu (14/10), sebaran kabut asap mengepung sejumlah kawasan utama.

Pulau Sumatra menjadi pulau terdampak terbanyak dengan sembilan wilayah, disusul Sulawesi lima wilayah, Papua empat wilayah, Kalimantan tiga wilayah, dan Maluku dua wilayah.

Selain berdampak secara domestik, polusi asap karhutla ini juga memicu transboundary haze atau pencemaran asap lintas negara.

Tiupan asap dari Sumatra dan Kalimantan dilaporkan telah menyeberang hingga ke Semenanjung Malaysia, Sarawak, dan Singapura.

Sebaliknya, kawasan Papua juga menerima sebaran asap perbatasan yang mengalir dari wilayah Papua Nugini.

Dampak terparah karhutla berimbas langsung pada penurunan kualitas udara ekstrem di sejumlah kawasan perkotaan di Kalimantan.

BMKG mencatat Kota Palangka Raya di Kalimantan Tengah menjadi wilayah terparah dengan konsentrasi partikulat PM2,5 menyentuh angka berbahaya hingga 3.340 $\mu g/m^3$.

Kondisi udara mengkhawatirkan juga terdeteksi di Pangkalan Bun (Kotawaringin Barat) dengan PM2,5 sebesar 378,8 $\mu g/m^3$ dan Sintang (Kalimantan Barat) mencapai 307,2 $\mu g/m^3$.

Berikut adalah daftar lengkap 23 wilayah di Indonesia yang terdampak sebaran asap karhutla berdasarkan data citra BMKG dan BNPB, lengkap dengan status kondisi sebaran dan tingkat kualitas udaranya:

A. Kategori Kualitas Udara Level Berbahaya Ekstrem (Top 3 Nasional)

Wilayah ini mengalami lonjakan konsentrasi partikulat halus PM2,5 tertinggi di Indonesia akibat kepulan asap karhutla yang parah:

  1. Palangka Raya (Kalimantan Tengah) – Status: Sangat Berbahaya (Konsentrasi PM2,5 mencapai 3.340 $\mu g/m^3$)
  2. Pangkalan Bun / Kotawaringin Barat (Kalimantan Tengah) – Status: Berbahaya (Konsentrasi PM2,5 mencapai 378,8 $\mu g/m^3$)
  3. Sintang (Kalimantan Barat) – Status: Berbahaya (Konsentrasi PM2,5 mencapai 307,2 $\mu g/m^3$)

B. Kategori Wilayah Terdampak Sebaran Asap (Berdasarkan Peta Sebaran BMKG)

Wilayah-wilayah berikut tercatat masuk dalam peta sebaran asap karhutla (terpapar kiriman asap/asap lokal), namun tidak masuk dalam rincian 3 kota dengan konsentrasi PM2,5 terekstrem:

Pulau Sumatra (9 Wilayah)

  1. Aceh – Status: Terdampak sebaran asap (Potensi transboundary haze menuju Malaysia dan Singapura)
  2. Sumatra Utara – Status: Terdampak sebaran asap
  3. Sumatra Barat – Status: Terdampak sebaran asap
  4. Riau – Status: Terdampak sebaran asap
  5. Jambi – Status: Terdampak sebaran asap
  6. Kepulauan Riau – Status: Terdampak sebaran asap
  7. Bengkulu – Status: Terdampak sebaran asap
  8. Kepulauan Bangka Belitung – Status: Terdampak sebaran asap
  9. Sumatra Selatan – Status: Terdampak sebaran asap

Pulau Kalimantan (Sisa Wilayah)

  1. Kalimantan Barat (selain Sintang) – Status: Terdampak sebaran asap & titik panas
  2. Kalimantan Tengah (selain Palangka Raya & Pangkalan Bun) – Status: Terdampak sebaran asap & titik panas
  3. Kalimantan Selatan – Status: Terdampak sebaran asap & titik panas (Potensi transboundary haze ke Sarawak/Malaysia)

Pulau Sulawesi (5 Wilayah)

  1. Sulawesi Selatan – Status: Terdampak sebaran asap tipis
  2. Sulawesi Tenggara – Status: Terdampak sebaran asap tipis
  3. Sulawesi Tengah – Status: Terdampak sebaran asap tipis
  4. Gorontalo – Status: Terdampak sebaran asap tipis
  5. Sulawesi Utara – Status: Terdampak sebaran asap tipis

Kepulauan Maluku (2 Wilayah)

  1. Maluku – Status: Terdampak sebaran asap regional
  2. Maluku Utara – Status: Terdampak sebaran asap regional

Wilayah Papua (4 Wilayah)

Papua Selatan – Status: Terdampak sebaran asap (Dipengaruhi juga oleh aliran sebaran asap lintas batas dari Papua Nugini)

Papua Barat Daya – Status: Terdampak sebaran asap

Papua Barat – Status: Terdampak sebaran asap

Papua Tengah – Status: Terdampak sebaran asap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *