Inframenews, Palu
Kamis, 15 Oktober 2026
Wilayah Sulawesi Tengah terkonfirmasi masuk dalam daftar kawasan yang terdampak sebaran kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Berdasarkan data pemantauan citra sebaran asap BMKG per Rabu (14/10), Sulawesi Tengah menjadi satu dari lima provinsi di Pulau Sulawesi yang terdeteksi terpapar paparan asap.
Dilansir dari data resmi BMKG dan BNPB, terdapat total 23 wilayah di seluruh Indonesia yang saat ini berada dalam kepungan asap karhutla.
Meskipun wilayah Sulawesi Tengah ikut terpapar, BMKG mencatat tingkat pencemaran udara di provinsi ini tidak tergolong dalam daftar tiga kawasan terekstrem di Indonesia.
Kondisi udara paling berbahaya saat ini terpusat di wilayah Kalimantan, seperti Palangka Raya yang mencatatkan konsentrasi partikulat PM2,5 hingga 3.340 $\mu g/m^3$, disikuti Pangkalan Bun dan Sintang.
Kendati belum menyentuh level bahaya ekstrem, masuknya Sulawesi Tengah dalam peta sebaran asap tetap menjadi peringatan penting bagi masyarakat.
Masyarakat di imbau untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kesehatan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Guna mengantisipasi dampak buruk paparan asap, warga disarankan mulai menggunakan masker standar saat beraktivitas di luar rumah serta menjaga kondisi hidrasi tubuh.(*)













