Inframenews, Banggai Laut
Senin, 19 Oktober 2026
Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian hingga 75 mil laut persegi pada hari kedua operasi pencarian seorang nelayan yang hilang kontak di Perairan Pulau Burung, Kabupaten Banggai Laut.
Korban bernama La Ane, berusia 55 tahun, dilaporkan belum kembali sejak berangkat melaut dari Desa Tinakin Laut menuju kawasan Perairan Pulau Burung pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Keberadaan korban terakhir kali terlihat pada Senin pagi, 12 Oktober 2026, di atas perahunya saat bersiap menangkap ikan tanpa membawa perangkat komunikasi seluler.
Operasi SAR hari kedua dilanjutkan menggunakan Rigid Buoyancy Boat Basarnas serta melibatkan unsur gabungan BPBD, PMI, pihak keluarga, hingga nelayan setempat yang turut membantu pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa penyebaran informasi pemapelan juga telah diteruskan ke Polairud serta kantor SAR tetangga demi mempercepat pencarian.
Upaya pencarian mandiri yang dilakukan pihak keluarga bersama warga sebelumnya belum membuahkan hasil hingga akhirnya diputuskan untuk meminta bantuan penyelamatan resmi kepada pihak Basarnas.
Tim SAR Gabungan berkomitmen memaksimalkan penggunaan peralatan navigasi, water rescue, dan evakuasi medis guna mendeteksi serta mempercepat penemuan keberadaan korban di tengah lautan.
Pencarian korban hilang di perairan Banggai Laut terus diintensifkan dengan memprioritaskan keselamatan seluruh personel SAR gabungan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.(*)













