Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
Parigi MoutongPendidikan

Enam Guru Parigi Moutong Ikuti Pelatihan Pengajaran Bahasa Tialo

3
×

Enam Guru Parigi Moutong Ikuti Pelatihan Pengajaran Bahasa Tialo

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI - Disdikbud Parigi Moutong menyiapkan enam guru untuk mengikuti pelatihan pengajaran Bahasa Tialo sebagai upaya pelestarian budaya dan bahasa daerah. (Foto: AI)

Inframenews.id, Parigi Moutong – Kamis, 26 Februari 2026

Sebanyak enam guru dari Kabupaten Parigi Moutong akan mengikuti pelatihan pengajaran Bahasa Tialo sebagai bagian dari upaya pelestarian bahasa dan budaya lokal di Sulawesi Tengah.

Program tersebut diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah dengan melibatkan sejumlah daerah yang menjadi sasaran pengembangan bahasa daerah.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong, Ninong Pandake, mengatakan pelatihan tersebut merupakan inisiatif Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, sementara pemerintah daerah hanya bertugas menyiapkan peserta.

“Program ini dari Balai Bahasa. Kami hanya menjadi sasaran dengan menyiapkan enam guru. Fasilitasi dan pelaksanaannya dari mereka,” ujar Ninong di Parigi.

Ia menjelaskan, Disdikbud Parigi Moutong diberi tanggung jawab untuk menyiapkan enam guru yang akan mengikuti pelatihan. Adapun seluruh proses pelaksanaan, materi, hingga fasilitas kegiatan menjadi tanggung jawab Balai Bahasa.

Berdasarkan informasi yang diterima, program pelatihan pengajaran Bahasa Tialo menyasar tiga daerah di Sulawesi Tengah, yakni Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Tojo Una-Una, dan Kabupaten Tolitoli.

Meski hanya berperan sebagai daerah sasaran, Disdikbud Parigi Moutong menilai program tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan dan pelestarian bahasa daerah.

Menurut Ninong, Bahasa Tialo merupakan salah satu kekayaan budaya lokal yang perlu dijaga keberlangsungannya melalui dunia pendidikan.

Karena itu, pelatihan bagi tenaga pendidik dinilai penting untuk memperkuat kompetensi guru dalam mengajarkan bahasa daerah kepada generasi muda.

“Kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk pengembangan dan pelestarian bahasa daerah di Parigi Moutong. Sehingga, harus didukung dan diberikan apresiasi,” katanya.

Ia berharap para guru yang mengikuti pelatihan nantinya dapat menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan Bahasa Tialo di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Kami berharap, melalui pelatihan tersebut para guru dapat menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan serta menjaga keberlangsungan Bahasa Tialo di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *