Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
HeadlinePeristiwaSulawesi Tengah

Basarnas Palu Kerahkan KN SAR Bhisma Cari KM Jolor Mati Mesin di Perairan Taliabu

12
×

Basarnas Palu Kerahkan KN SAR Bhisma Cari KM Jolor Mati Mesin di Perairan Taliabu

Sebarkan artikel ini
Basarnas Palu menggelar operasi SAR terhadap KM Jolor yang dilaporkan mati mesin di perairan Pulau Taliabu, Maluku Utara. Empat penumpang masih dalam pencarian dan tim SAR telah diberangkatkan menggunakan KN SAR Bhisma menuju lokasi kejadian.

Inframenews.id, Palu – Jumat, 5 Juni 2026

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu mengerahkan tim SAR untuk melakukan pencarian terhadap Kapal Motor (KM) Jolor yang dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Laporan kondisi darurat tersebut diterima Basarnas Palu dari Abdul selaku pemilik kapal pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 20.24 WITA.

Berdasarkan informasi yang diterima, KM Jolor berangkat dari Banggai Laut menuju Penu, Kabupaten Pulau Taliabu, pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 00.00 WITA.

Namun dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin hingga tidak dapat melanjutkan pelayaran. Kontak terakhir dengan kapal terjadi pada Kamis (4/6/2026) pukul 17.00 WITA saat berada sekitar 8 nautical mile (Nm) di sebelah utara Pulau Taliabu.

Pihak keluarga dan pemilik kapal sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun hingga laporan disampaikan kepada Basarnas, keberadaan kapal belum berhasil ditemukan.

Lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 1°30’48.15″S – 124°32’37.79″E atau sekitar 110 nautical mile dari Dermaga KN SAR Bhisma dengan estimasi waktu tempuh sekitar delapan jam perjalanan laut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Palu langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama awak KN SAR Bhisma menuju lokasi pencarian pada pukul 20.45 WITA.

Tim diperkirakan tiba di area pencarian pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 06.00 WITA untuk memulai operasi SAR.

Berdasarkan data yang diterima, terdapat empat orang di atas kapal yang hingga kini masih dalam status dalam pencarian.

Keempat korban masing-masing bernama Sudur (40), Dani (25), Ode (35), dan Adink (37).

Operasi SAR melibatkan unsur ABK KN SAR Bhisma, Tim Rescue Pos SAR Luwuk, serta pemilik kapal.

Dalam pelaksanaan pencarian, tim didukung sejumlah peralatan, antara lain KN SAR Bhisma, peralatan water rescue, peralatan navigasi, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan peralatan evakuasi.

Basarnas Palu memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan hingga ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun para penumpangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *