Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
HeadlineParigi MoutongPeristiwa

Mayat Tanpa Identitas di Moutong Ditemukan Tewas di Pondok Kebun

12
×

Mayat Tanpa Identitas di Moutong Ditemukan Tewas di Pondok Kebun

Sebarkan artikel ini
Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan tergantung di sebuah pondok kebun di Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong. Polisi telah melakukan olah TKP dan masih berupaya mengidentifikasi korban serta mengungkap penyebab kematiannya.

Inframenews.id, Parigi Moutong – Sabtu, 6 Juni 2026

Warga Dusun V Toleyan, Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pondok kebun, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 15.00 WITA.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh seorang petani bernama Kasim Olii (50) saat hendak menuju kebunnya. Ketika melintas di sekitar pondok milik warga bernama Delime, saksi melihat sesosok orang dalam keadaan tergantung di dalam pondok.

Karena terkejut dengan temuan tersebut, Kasim segera kembali ke perkampungan untuk memberitahukan warga dan mencari kemungkinan adanya keluarga yang mengenali korban.

Beberapa saat kemudian, saksi bersama sejumlah warga kembali ke lokasi guna memastikan kondisi korban. Informasi penemuan mayat itu selanjutnya dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menerima laporan masyarakat, personel Polsek Moutong bersama Tim Buser Polres Parigi Moutong, Bhabinkamtibmas, dan tim medis dari Puskesmas Moutong langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pengamanan area, olah TKP, serta mengevakuasi jasad korban dengan bantuan warga sebelum dibawa ke RSUD Buluye Napoa’e, Kecamatan Moutong.

Hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tim medis dipimpin dr. Dewi Kumalasari menunjukkan bahwa kondisi jasad telah mengalami pembusukan cukup lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 10 hingga 20 hari sebelum ditemukan.

Kondisi tubuh yang telah membusuk menyebabkan sejumlah ciri fisik korban sulit dikenali sehingga proses identifikasi masih terkendala.

Dalam olah TKP, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi. Barang-barang tersebut antara lain dua bilah parang, celana pendek warna biru, senter kepala warna hijau, tali nilon warna biru tua, botol minuman, serta alat hisap yang diduga digunakan untuk narkotika jenis sabu berupa kaca pirek.

Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfons Saudale, SH, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban maupun penyebab pasti kematian.

“Kami telah melakukan langkah-langkah kepolisian berupa pengamanan TKP, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan bahan keterangan serta koordinasi dengan tim medis. Saat ini fokus kami adalah mengidentifikasi korban dan memastikan penyebab kematiannya melalui proses penyelidikan yang profesional, transparan, dan berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan,” ujarnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi yang dapat membantu proses identifikasi agar segera melapor kepada pihak kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, jasad korban masih berada di kamar jenazah RSUD Buluye Napoa’e untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengungkap secara menyeluruh peristiwa yang menghebohkan warga Desa Lobu tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *