Inframenews.id, Parigi Moutong – Minggu, 21 Juni 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sayutin Budianto, sangat menyayangkan keberangkatan Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong secara bersamaan untuk menghadiri Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan di Gorontalo, di tengah kondisi tanggap darurat bencana yang masih berlangsung di daerah tersebut.
Melansir dari Parimoaktual.com, Sayutin Budianto menilai situasi Parimo saat ini masih sangat krusial, mengingat adanya status tanggap darurat pascagempa bumi bermagnitudo 6,7 serta banjir yang terjadi di sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi.
Ia menilai keberangkatan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara bersamaan berpotensi menimbulkan kekosongan kendali dalam penanganan kedaruratan di daerah, terutama dalam pengambilan keputusan strategis di lapangan.
Menurutnya, kondisi bencana berlapis yang tengah terjadi saat ini membutuhkan kehadiran langsung pimpinan daerah untuk memastikan percepatan penanganan, termasuk distribusi bantuan, evakuasi warga, serta koordinasi lintas sektor.
Sayutin juga menegaskan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab utama dalam penanggulangan bencana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga setiap keputusan harus mempertimbangkan situasi darurat yang sedang berlangsung.
Ia menambahkan, perangkat teknis seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan membutuhkan arahan langsung dari pimpinan daerah agar penanganan di lapangan dapat berjalan efektif.
“Keadaan saat ini membutuhkan keputusan yang cepat dan kehadiran langsung pimpinan daerah untuk memastikan penanganan berjalan optimal,” ujarnya.
Ia berharap salah satu pimpinan daerah dapat segera kembali ke Parigi Moutong untuk memimpin langsung penanganan dampak bencana, baik pascagempa maupun banjir yang masih terjadi.












