Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
Pasang Iklan di Inframenews
ParlemenPolitikSigi

Merasa Terpanggil, Aleg PKS Palu Ikut Angkat Material Rumah Warga di Kamarora

16
×

Merasa Terpanggil, Aleg PKS Palu Ikut Angkat Material Rumah Warga di Kamarora

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi PKS, Nurhalis Nur, turun langsung membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat gempa di Desa Kamarora, Kabupaten Sigi.

Inframenews.id, Sigi – Sabtu, 20 Juni 2026

Anggota DPRD Kota Palu dari Fraksi PKS, Nurhalis Nur, turun langsung membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang rusak akibat gempa di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Nurhalis mengaku terpanggil untuk terlibat langsung sebagai relawan. Menurutnya, pengalaman menjadi penyintas gempa bumi 2018 membuat dirinya memahami betul kondisi yang dirasakan para korban.

“Insya Allah ini sudah kebiasaan kami, tidak tahan melihat ada yang kesusahan. Jangankan di Sigi, alhamdulillah atas izin Allah, kami juga pernah ke Aceh membantu korban banjir,” ujar Nurhalis di sela kegiatan, Sabtu (20/6/2026).

Politisi yang akrab disapa Pak RT Nasional itu mengatakan, budaya membantu masyarakat telah menjadi bagian dari semangat kader PKS. Selain menyalurkan bantuan berupa paket pangan, sandang, dan hunian sementara, para kader juga berupaya memberikan bantuan tenaga.

“Yang punya uang bisa memberikan bantuan dalam bentuk paket sembako. Kalau yang seperti kami, karena punya tenaga, maka itulah yang kami sumbangkan,” tuturnya.

Selain menjabat sebagai anggota DPRD Kota Palu, Nurhalis juga tercatat sebagai pengurus DPD PKS Kota Palu di bidang pemenangan pemilu.

Di balik aktivitas sosialnya, Nurhalis juga merupakan salah seorang penyintas bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi 2018. Ia mengungkapkan bahwa salah satu anaknya menjadi korban likuefaksi di Balaroa dan hingga kini jasadnya belum ditemukan.

“Insya Allah anak kami menjadi penjemput kami di pintu surga. Semoga Allah mengumpulkannya bersama anak-anak surga bersama Nabi Ibrahim AS di bawah rindangnya pohon surga,” ungkapnya.

Aksi gotong royong yang dilakukan Nurhalis bersama relawan lainnya mendapat apresiasi dari warga setempat. Kehadiran para relawan dinilai membantu mempercepat proses pembersihan material bangunan yang rusak akibat gempa yang kembali mengguncang wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *