Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
Dunia IslamParigi Moutong

Asisten Bupati: MTQ Bentuk Generasi Qurani Parigi Moutong

31
×

Asisten Bupati: MTQ Bentuk Generasi Qurani Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Asisten Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, mewakili Bupati H. Erwin Burase saat menutup Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-10 Tingkat Kecamatan Parigi Utara di Arena MTQ Desa Sakinah Jaya, Senin (13/7/2026). (Diskominfo)

InframeNews, Parigi Moutong
Senin, 13 Juli 2026

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bukan hanya menjadi ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Asisten Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Parigi Moutong, Adrudin Nur, saat mewakili Bupati H. Erwin Burase menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-10 Tingkat Kecamatan Parigi Utara di Arena MTQ Desa Sakinah Jaya, Senin (13/7/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Bagian Kesra Marzuk Hululo, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Parigi Moutong Drs. H. Sudirman Tjora, M.M., Camat Parigi Utara Muhtar, S.P., M.AP., Kapolsek Parigi Utara, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Adrudin Nur mengapresiasi seluruh panitia, dewan hakim, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ hingga berlangsung dengan aman dan lancar.

Menurutnya, MTQ memiliki peran penting dalam membangun mental, spiritual, dan akhlak masyarakat melalui kecintaan terhadap Al-Qur’an.

“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan demi meraih prestasi, melainkan sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia,” ujar Adrudin.

Ia menjelaskan, Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang mengandung nilai-nilai kebenaran dan kebaikan. Karena itu, kegiatan MTQ juga menjadi sarana pembelajaran sekaligus evaluasi dalam meningkatkan kemampuan masyarakat membaca, menulis, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an.

Adrudin juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberantas buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Parigi Moutong melalui gerakan yang dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan.

Kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi, ia mengucapkan selamat dan berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan hingga mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil menjadi juara, Adrudin meminta agar tidak berkecil hati dan tetap semangat memperdalam ilmu Al-Qur’an.

“Keberhasilan yang sesungguhnya bukan hanya menjadi juara, tetapi ketika kita mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Berdasarkan hasil rapat pleno dewan hakim yang dibacakan Rajib, Desa Sakinah Jaya berhasil keluar sebagai Juara Umum MTQ ke-10 Tingkat Kecamatan Parigi Utara dengan perolehan nilai 145. Posisi Juara Umum II diraih Desa Toboli Barat dengan nilai 140, sedangkan Juara Umum III ditempati Desa Avolua dengan nilai 131.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap pelaksanaan MTQ tidak hanya melahirkan qari dan qariah berprestasi, tetapi juga mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan serta membentuk generasi Qurani yang menjadi fondasi pembangunan daerah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *