Inframenews, Palu
Minggu, 6 September 2026
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah H. Mohammad Arus Abdul Karim menghadiri prosesi Wisuda Sarjana ke-56 dan Pascasarjana ke-12 Universitas Muhammadiyah Palu, Sabtu (5/9/2026).
Prosesi wisuda berlangsung di Gedung Banua Kaili Rusdie Toana, kawasan Kampus Unismuh Palu, dan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah serta civitas akademika.
Kehadiran Arus Abdul Karim menjadi bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan tinggi sekaligus penghargaan kepada para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan.
Prosesi tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sulawesi Tengah, Ketua DPP Muhammadiyah, para guru besar, pimpinan Unismuh Palu, serta orang tua dan keluarga wisudawan.
Rangkaian wisuda berlangsung khidmat dengan pembawa acara menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
Momentum tersebut menjadi penanda berakhirnya satu tahapan pendidikan sekaligus awal bagi para lulusan memasuki dunia profesional dan pengabdian kepada masyarakat.
Arus Abdul Karim menilai keberadaan sumber daya manusia berpendidikan dan memiliki kompetensi menjadi salah satu faktor penting dalam menopang pembangunan Sulawesi Tengah.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan mencetak lulusan secara akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab melahirkan generasi yang mampu berpikir kritis dan berintegritas.
Generasi muda juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman serta mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Para wisudawan dan wisudawati diharapkan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Ilmu dan pengalaman yang didapat selama berada di perguruan tinggi diharapkan menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah dan bangsa.
Momentum wisuda Unismuh Palu juga menunjukkan pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam mendukung pengelolaan berbagai potensi Sulawesi Tengah.
Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kekuatan sumber daya alam, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengelolanya secara profesional dan berkelanjutan.
Para lulusan Unismuh Palu diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi yang membawa perubahan positif serta ikut menjawab tantangan pembangunan Sulawesi Tengah.
Kehadiran Ketua DPRD Sulteng dalam prosesi wisuda juga menunjukkan pentingnya hubungan antara dunia pendidikan dan pemerintahan dalam menyiapkan generasi muda.
Sinergi tersebut diperlukan untuk membangun generasi yang memiliki kapasitas, karakter dan daya saing dalam menghadapi kebutuhan pembangunan daerah.(*)













