Inframenews.id, Parigi Barat – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Desa Baliara, tepatnya di Dusun 3, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (19/01/2026).
Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 10.56 WITA itu menyebabkan sekitar satu hektar area perkebunan milik warga hangus terbakar.
Informasi awal diterima Pusdalops BPBD Parigi Moutong pada waktu yang sama, setelah adanya laporan warga mengenai asap dan kobaran api yang mulai meluas.
Kepala Pelaksana BPBD Parigi Moutong, Rivai, menjelaskan sumber api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah oleh salah satu warga yang kemudian merambat ke area kebun.
“Api berasal dari pembakaran sampah yang menyebar ke kebun warga,” ungkap Rivai saat dikonfirmasi, Senin siang.
Dari hasil asesmen BPBD, sejumlah tanaman produktif ikut terbakar, di antaranya sekitar 20 pohon kelapa, 10 pohon mangga, dan 10 pohon rambutan.
“Luas lahan kurang lebih satu hektar dan mayoritas adalah tanaman produktif milik warga,” jelasnya.
Penanganan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, Damkar, Tim Reaksi Cepat (TRC), serta melibatkan warga sekitar. Api berhasil dipadamkan setelah upaya penyekatan dan penyiraman dilakukan di titik rawan.
Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan rumah dalam insiden ini.
BPBD Parigi Moutong mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka, terutama di musim kemarau, karena berpotensi memicu karhutla dan merugikan warga lainnya.
Editor : Ahmad Tamsil












