Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiHeadlineParigi Moutong

Harga Pertamax Turun, Penjualan di Parigi Moutong Tembus Tiga Kali Lipat

25
×

Harga Pertamax Turun, Penjualan di Parigi Moutong Tembus Tiga Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi SPBU Pertamina

Inframenews.id, Parigi – Penurunan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax turut memicu meningkatnya konsumsi masyarakat di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Pantauan Inframenews.id di SPBU Kampal, Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi, penjualan Pertamax kini naik drastis dibandingkan sebelum harga diturunkan.

Pengawas SPBU Kampal, Rivai Muhammad, mengungkapkan harga Pertamax saat ini berada di angka Rp12.650 per liter. Kebijakan penurunan harga BBM non-subsidi itu disebut langsung berdampak pada pola konsumsi warga.

“Sekarang rata-rata penjualan Pertamax mencapai 1,5 ton per hari. Sebelumnya hanya sekitar 500 liter per hari,” ujar Rivai, ketika ditemui di lokasi, Sabtu (10/1/2026).

Ia menilai, diminatinya Pertamax tak hanya dipicu penurunan harga, tetapi juga karena selisih harga dengan Pertalite sebagai BBM subsidi kini tidak terlalu jauh.

“Pertalite kan subsidi, semua orang cari. Tapi sekarang selisihnya dengan Pertamax tidak terlalu besar, jadi banyak yang beralih,” jelasnya.

Selain Pertamax, Rivai menyebut terdapat jenis BBM non-subsidi lain dalam kategori Bahan Bakar Khusus (BBK), seperti Pertamax Turbo dan Pertamina Dex.

Untuk Pertamina Dex, harga juga mengalami penurunan cukup signifikan, dari sebelumnya Rp15.300 per liter menjadi Rp13.900 per liter. Namun, permintaan masih relatif rendah.

Menurut Rivai, selisih harga dengan solar subsidi menjadi faktor penyebab masyarakat belum banyak beralih ke Pertamina Dex.

“Kalau selisihnya seperti Pertalite-Pertamax, mungkin masyarakat mau beralih. Tapi sekarang selisihnya jauh, sementara solar subsidi Rp6.800 per liter, jadi banyak yang pilih menunggu,” ucap pria yang akrab disapa Pai itu.

Ia menambahkan, Dexlite saat ini sudah tidak tersedia di wilayah Parigi Moutong sehingga Pertamina Dex menjadi satu-satunya opsi solar non-subsidi.

Rivai berharap tren peningkatan penggunaan BBM non-subsidi khususnya Pertamax dapat membantu mengurangi antrean panjang pengguna BBM subsidi di SPBU, terutama pada jam sibuk.

Editor : Ahmad Tamsil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *