Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaHeadlineParigi MoutongPeristiwa

Basarnas dan Polairud Kerahkan Tim SAR Cari Dua Nelayan Hilang di Laut Parigi Moutong

88
×

Basarnas dan Polairud Kerahkan Tim SAR Cari Dua Nelayan Hilang di Laut Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan mengikuti briefing sebelum diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian dua nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Laut Parigi Moutong, Kamis (22/1/2026). (Istimewa)

Inframenews.id, Parigi – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui Pos SAR Parigi Polairud mengerahkan tim rescue untuk melakukan operasi pencarian terhadap dua nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Laut Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Operasi pencarian ini dilakukan setelah Basarnas menerima laporan terkait kecelakaan kapal rompon yang dilaporkan putus dan hanyut saat beraktivitas di laut.

Laporan kejadian tersebut diterima dari pemilik kapal pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 08.12 Wita.

Setelah menerima informasi, Basarnas Palu langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah unsur terkait di wilayah Parigi Moutong.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 08.29 Wita, Tim Rescue Pos SAR Parigi diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan KM Aries milik perusahaan.

Tim diperkirakan menempuh perjalanan laut sekitar empat jam untuk mencapai area pencarian.

Lokasi pencarian berada di perairan Laut Parigi Moutong dengan jarak sekitar 37 nautical mile dari Pos SAR Parigi.

Area tersebut menjadi fokus penyisiran berdasarkan informasi awal dan perkiraan posisi terakhir kapal rompon.

Dalam operasi ini, Basarnas melibatkan sejumlah unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Polair Parigi, Pos TNI AL Parigi, BPBD Parigi, pihak perusahaan, pemerintah desa, serta nelayan setempat.

Berbagai peralatan turut dikerahkan guna mendukung proses pencarian, di antaranya rescue car, KM Aries, peralatan navigasi, perahu SAR, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan bahwa operasi SAR dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada.

“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi kejadian. Operasi SAR ini dilakukan secara terpadu bersama unsur terkait. Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Muh. Rizal.

Selain melakukan pencarian di laut, tim SAR juga menjalin komunikasi dengan nelayan setempat untuk menggali informasi tambahan yang dapat membantu mempersempit area pencarian.

Basarnas mengimbau masyarakat pesisir, khususnya nelayan, agar segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda keberadaan kapal rompon maupun korban di sekitar wilayah perairan Laut Parigi Moutong.

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus berlangsung dan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan serta kondisi cuaca.

Laporan : Mul | Editor : Ahmad Tamsil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *