Inframenews.id, Parigi – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, mewakili Bupati Parigi Moutong, secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-V Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan tersebut digelar di Lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (21/1/2026).
Mukab ke-V KADIN Parigi Moutong mengusung tema “Akselerasi Berkelanjutan: Membangun Resiliensi Ekonomi Parigi Moutong Berbasis Komoditi Lokal”.
Tema ini menegaskan peran strategis KADIN dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah melalui optimalisasi potensi unggulan lokal.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Sahid menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah Parigi Moutong untuk terus menciptakan iklim usaha yang kondusif.
Upaya tersebut dilakukan melalui penyederhanaan perizinan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta penerapan kebijakan yang berpihak pada pengembangan ekonomi lokal.
“Namun seluruh upaya ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan dan peran aktif KADIN sebagai wadah dunia usaha.
KADIN memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Abdul Sahid.
Melalui pelaksanaan Mukab ke-V ini, Abdul Sahid berharap terbentuk kepengurusan KADIN yang solid, visioner, dan profesional, serta mampu merumuskan program kerja yang selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah.
“Terutama dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis potensi unggulan Parigi Moutong,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KADIN Kabupaten Parigi Moutong, Faradiba M. Zaenong, menyampaikan harapan agar sinergi antara KADIN dan Pemerintah Daerah dapat terus diperkuat ke depan, khususnya dalam mendukung program pembangunan ekonomi daerah.
“Kami ingin memastikan kerja-kerja percepatan yang dilakukan KADIN dapat menjadi inspirasi sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi Parigi Moutong,” ungkap Faradiba.
Mukab ke-V KADIN Parigi Moutong diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, guna mendorong pembangunan ekonomi yang berdaya saing serta berkelanjutan.
Editor : Ahmad Tamsil












