InframeNews, Parigi Moutong
Rabu, 8 Juli 2026
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL).
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, pada kegiatan pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Pelabuhan Kelas III Parigi, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Selasa (7/7/2026).
Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan program Bank Indonesia bersama TNI AL yang bertujuan memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T), sekaligus memperkuat Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Kehadiran Bupati Erwin Burase menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong dalam mendukung program nasional yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah kepulauan yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Irfan Sukarna, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan TNI Angkatan Laut menjadi faktor penting dalam memperluas layanan kas di wilayah kepulauan.
Pada pelaksanaan tahun ini, Bank Indonesia menyiapkan uang layak edar senilai Rp12,24 miliar, meningkat sekitar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dana tersebut akan didistribusikan melalui layanan kas keliling ke lima wilayah kepulauan di Sulawesi Tengah, yakni Wakai, Walea, Salakan, Banggai, dan Bokan.
Selain menyediakan layanan penukaran uang layak edar, Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga menghadirkan edukasi kepada masyarakat melalui program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, serta pelayanan kesehatan di sejumlah pulau yang menjadi lokasi persinggahan.
Mohammad Irfan Sukarna menjelaskan, kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai di wilayah kepulauan masih cukup tinggi meskipun sistem pembayaran digital terus berkembang.
Karena itu, Bank Indonesia terus memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap uang Rupiah yang layak edar sekaligus memberikan layanan penukaran uang yang sudah tidak layak pakai.
Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026 melibatkan sekitar 15 pegawai Bank Indonesia dari berbagai kantor perwakilan di Indonesia.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam menjaga kualitas uang Rupiah yang beredar sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi hingga ke wilayah terluar Indonesia.
Melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026 diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat kepulauan.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan TNI Angkatan Laut dalam menghadirkan layanan publik yang merata hingga ke pelosok negeri.(*)













