Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
Parigi Moutong

Pemkab Parigi Moutong Perangi Narkoba Lewat Tes Urin

23
×

Pemkab Parigi Moutong Perangi Narkoba Lewat Tes Urin

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti tes urin usai peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026 sebagai bentuk komitmen mewujudkan birokrasi yang bersih dan bebas narkoba. (Foto: Diskominfo Parigi Moutong)

Inframe News, Parigi Moutong
Jumat, 24 Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong memperkuat komitmen pemberantasan narkoba dengan menggelar tes urin bagi pimpinan daerah dan aparatur sebagai bagian dari peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Melansir dari Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong, kegiatan berlangsung usai peringatan HANI secara daring yang dipusatkan di Ruang Rapat Bupati, Kamis (23/7/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang bersih, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Bupati Parigi Moutong H. Erwin Burase, Wakil Bupati H. Abdul Sahid, dan Sekretaris Daerah Zulfinasran turut menjalani tes urin secara terbuka.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan pengawasan sesuai prosedur untuk menjamin keaslian sampel.

Kepala BNN Kabupaten Poso yang membawahi wilayah Parigi Moutong, AKBP Praditya Mahyana, mengapresiasi keterbukaan pimpinan daerah mengikuti pemeriksaan.

Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Ia menyebut seluruh proses pemeriksaan berjalan sesuai standar dan hasil tes terhadap pimpinan daerah dinyatakan negatif narkoba.

Komitmen itu juga diwujudkan melalui pelaksanaan program pencegahan yang berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Juli 2026.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah akan melaksanakan asesmen lanjutan yang melibatkan dokter asesor terhadap peserta yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong berharap langkah tersebut menjadi penguatan budaya antinarkoba sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap integritas aparatur pemerintah.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *