Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
HeadlinePeristiwaTojo Una-una

Kapal Wisata Hilang Kontak, 13 Orang Masih Dicari

92
×

Kapal Wisata Hilang Kontak, 13 Orang Masih Dicari

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian kapal wisata yang hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (25/7/2026).

Inframe News, Tojo Una-Una
Sabtu, 25 Juli 2026

Tim SAR gabungan memasuki hari kedua pencarian kapal wisata yang hilang kontak di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.

Melansir dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, kapal tersebut mengangkut 13 orang yang hingga Sabtu (25/7/2026) masih dalam pencarian.

Sebanyak 13 penumpang terdiri atas 11 wisatawan asing dan dua awak kapal.

Kapal berangkat dari Sanctum Una-Una Dive Resort menuju Pelabuhan Marisa pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 07.30 WITA.

Kapal dijadwalkan tiba sekitar pukul 11.00 WITA.

Namun hingga pukul 15.00 WITA kapal belum tiba di tujuan.

Pemandu wisata bernama Mimin kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo untuk meminta bantuan SAR.

Operasi SAR hari kedua dimulai sejak Sabtu pukul 06.00 WITA.

Tim SAR gabungan membagi pencarian ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU pertama menggunakan Kapal Negara Limboto untuk menyisir jalur pelayaran dengan luas pencarian sekitar 200 mil laut persegi.

SRU kedua menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 Gorontalo dengan cakupan pencarian sekitar 50 mil laut persegi.

SRU ketiga menggunakan speed boat milik Sanctum Una-Una Dive Resort dengan area pencarian sekitar 50 mil laut persegi.

Operasi melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Pos SAR Marisa, Polairud, Polres Pohuwato, Lanal Gorontalo, Pos Lanal Marisa, dan tim resort.

Pencarian didukung Kapal Negara Limboto, RIB 03 Gorontalo, dua unit speed boat, drone thermal, serta peralatan komunikasi dan medis.

Tim SAR menghadapi kendala berupa gelombang tinggi dan angin kencang di lokasi pencarian.

Berdasarkan informasi BMKG, cuaca di lokasi terpantau cerah dengan tinggi gelombang antara 1,25 hingga 2,5 meter.

Kecepatan angin di wilayah pencarian berkisar 10 hingga 20 knot.

Hingga laporan operasi SAR hari kedua diterbitkan, seluruh korban masih berstatus dalam pencarian.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *