Scroll untuk baca artikel
Iklan Mobile InframeNews
Iklan InframeNews
Iklan InframeNews
Parigi Moutong

Pemkab Parimo Evaluasi Pengelolaan DAK Keluarga Berencana

17
×

Pemkab Parimo Evaluasi Pengelolaan DAK Keluarga Berencana

Sebarkan artikel ini
Pemkab Parigi Moutong mengikuti analisis dan evaluasi pengelolaan DAK Subbidang Keluarga Berencana secara virtual, Rabu (26/8/2026), untuk memperkuat efektivitas program.

Inframenews, Parigi Moutong
Kamis, 27 Agustus 2026

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengikuti analisis dan evaluasi pengelolaan Dana Alokasi Khusus atau DAK Subbidang Keluarga Berencana Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan dibuka Inspektur Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Sunarto serta diikuti pemerintah daerah dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota.

Pemkab Parigi Moutong diwakili Asisten I Setda Adruddin Nur bersama Plt. Kepala DP3P2KB Kartikowati dan sejumlah perangkat daerah terkait.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.

Menurutnya, keluarga sehat dan berkualitas diharapkan mampu melahirkan generasi yang produktif, terampil, berkarakter, dan berdaya saing.

Program Keluarga Berencana dinilai bukan sekadar mengatur jumlah anak, tetapi juga membantu keluarga merencanakan kehidupan yang lebih baik.

Perencanaan tersebut mencakup kesehatan ibu dan anak, kehamilan, serta tumbuh kembang anak untuk mendukung kualitas generasi mendatang.

Analisis dan evaluasi DAK dilakukan untuk memastikan pengelolaan anggaran 2026 berjalan efektif, efisien, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal.

Evaluasi mencakup realisasi keuangan, capaian output, kinerja program, serta berbagai kendala yang memengaruhi pelaksanaan kegiatan.

Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar perbaikan sekaligus menemukan praktik baik yang dapat diterapkan atau dikembangkan daerah lainnya.

Pemerintah juga menekankan keberhasilan program tidak hanya diukur berdasarkan serapan anggaran dan terlaksananya kegiatan.

Manfaat anggaran dan intervensi program hingga kepada masyarakat dan keluarga sebagai penerima manfaat menjadi ukuran yang lebih penting.

Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta jajaran BKKBN di setiap tingkatan.

Pemkab Parigi Moutong berkomitmen memperkuat pengelolaan program dan anggaran keluarga berencana melalui koordinasi antarperangkat daerah.

Langkah tersebut diharapkan mendukung pembangunan keluarga sehat, berkualitas, mandiri, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Parigi Moutong.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *