Inframenews, Parigi Moutong
Selasa, 13 Oktober 2026
Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Zulfinasran, memimpin rapat evaluasi kesiapan penerapan manajemen talenta secara virtual dari ruang kerjanya, Senin, 12 Oktober 2026.
Rapat strategis tersebut dihadiri para Kepala OPD, Sekretaris OPD, Sekcam, Seklur, Kasubag Umum Kepegawaian, hingga pengelola kepegawaian se-Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan ini merupakan langkah cepat menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara Bupati Parigi Moutong dan Badan Kepegawaian Negara yang disepakati beberapa bulan lalu.
Zulfinasran menegaskan pentingnya seluruh aparatur memahami konsep manajemen talenta yang pengukurannya didasarkan pada dua indikator utama, yaitu potensi dan kinerja.
Sistem manajemen talenta menggunakan instrumen sembilan kotak pemetaan pegawai berdasarkan kuadran kinerja dan potensi, mulai dari tingkat rendah hingga tinggi.
Sekda menjelaskan tujuan utama sistem ini adalah memastikan setiap jabatan diisi oleh figur yang tepat, kompeten, dan memiliki kualifikasi sesuai kebutuhan organisasi.
Penerapan manajemen talenta juga bertujuan menjaga independensi PNS agar terbebas dari intervensi politik dalam proses promosi maupun mutasi jabatan.
Melalui sistem meritokrasi ini, pegawai berprestasi dan berkinerja unggul akan terakomodasi secara objektif meski tanpa memiliki akses politik tertentu.
Sekda menginstruksikan seluruh Kasubag Kepegawaian dan Sekretaris OPD untuk bersikap proaktif serta membentuk tim khusus guna memberikan pemahaman kepada personel.
Data penilaian manajemen talenta akan terintegrasi langsung dengan aplikasi digital BKN, termasuk laporan harian dan kehadiran melalui sistem e-Kinerja.(*)













