Inframenews.id, Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, mengapresiasi pelaksanaan i’tikaf yang digelar kolaborasi sejumlah lembaga dakwah selama bulan Ramadan di Masjid Al-Mujahidin, Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima silaturahmi pimpinan lembaga dakwah di ruang kerjanya, Senin (16/3/2026). Pertemuan itu sekaligus menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen dakwah dalam mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Sejumlah pimpinan lembaga yang hadir di antaranya Ketua Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Sulawesi Tengah Citrawan Kisman Djiho, Ketua PW Persaudaraan Muslimah (Salimah) Sulteng Sumiaty, serta Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sulteng Andi Ahmad.
Ketua IKADI Sulteng, Citrawan Kisman Djiho, mengatakan silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menyemarakkan kegiatan Ramadan.
Sementara itu, Ketua Salimah Sulteng Sumiaty menyampaikan bahwa Wakil Gubernur memberikan apresiasi atas pelaksanaan i’tikaf yang dinilai mampu menghidupkan suasana Ramadan sekaligus memperkuat nilai spiritual masyarakat.
Wagub, kata Sumiaty, juga berencana menghadiri penutupan kegiatan i’tikaf sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan dakwah dan pembinaan umat di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub turut menyarankan agar panitia mengundang langsung Gubernur Sulawesi Tengah untuk menutup kegiatan, mengingat dukungan pemerintah provinsi terhadap aktivitas keagamaan cukup besar.
Selain itu, ia menilai program i’tikaf sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya dalam penguatan nilai keagamaan, moral, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, perwakilan lembaga dakwah melaporkan bahwa jumlah peserta i’tikaf terus meningkat dari malam ke malam. Ratusan jamaah mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari salat malam hingga menjelang sahur.
Partisipasi generasi muda juga terbilang tinggi. Kehadiran kalangan Gen Z dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kesadaran spiritual anak muda serta semangat memakmurkan masjid selama bulan Ramadan.












