Scroll untuk baca artikel
Banner Inframenews - Perkaya wawasan Anda bersama Inframenews
Example floating
Example floating
BeritaParlemenSulawesi Tengah

DPRD Sulteng Pelajari Digitalisasi dan Efisiensi Anggaran di Banten

16
×

DPRD Sulteng Pelajari Digitalisasi dan Efisiensi Anggaran di Banten

Sebarkan artikel ini
Rombongan DPRD Sulawesi Tengah saat melakukan koordinasi ke DPRD Provinsi Banten guna mempelajari digitalisasi pelayanan dan efisiensi anggaran.

Inframenews.id, Banten – Rabu, 6 Mei 2026

DPRD Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan koordinasi ke DPRD Provinsi Banten guna mempelajari strategi digitalisasi pelayanan dan efisiensi pengelolaan anggaran.

Kunjungan tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas kinerja Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

Rombongan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Sulteng, Yus Mangun, bersama Sekretaris Komisi II, Ronald Gulla.

Turut mendampingi Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Sadly Lesnusa, Kepala Bagian Fasilitasi Erwin, serta Kasubag Umum dan Kepegawaian Malki Nurgaha.

Kedatangan rombongan diterima Kepala Bagian Perundang-undangan, Fasilitasi Anggaran dan Pengawasan DPRD Provinsi Banten, H. Sunandar, bersama Kepala Bagian Umum, Ibud Sihabudin.

Dalam pertemuan itu, DPRD Sulteng mempelajari berbagai strategi tata kelola administrasi, digitalisasi pelayanan, hingga pelaksanaan fungsi pengawasan yang diterapkan DPRD Banten.

Sekretaris Komisi II DPRD Sulteng, Ronald Gulla, menilai DPRD Banten menjadi salah satu daerah yang berhasil menerapkan sistem digitalisasi administrasi secara optimal.

Menurutnya, pengalaman tersebut penting dipelajari.

Terutama dalam menghadapi tantangan efisiensi anggaran dan kebutuhan pengelolaan data pemerintahan yang semakin terintegrasi.

“Digitalisasi menjadi kebutuhan dalam meningkatkan efektivitas kerja sekretariat maupun alat kelengkapan dewan. Karena itu, kami ingin mempelajari strategi yang telah diterapkan DPRD Banten,” ujar Ronald Gulla.

Sementara itu, H. Sunandar menjelaskan seluruh kebutuhan sekretariat DPRD Banten direncanakan secara matang sejak awal.

Setiap agenda komisi, termasuk kegiatan pengawasan dan komparasi, telah dipersiapkan melalui perencanaan anggaran yang terukur.

“Seluruh kebutuhan disusun sejak awal agar pelaksanaan kegiatan lebih efektif dan terarah,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Ibud Sihabudin memaparkan sejumlah program digitalisasi yang telah diterapkan.

Di antaranya kerja sama media nasional untuk memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat.

Selain itu, DPRD Banten juga menjalankan sejumlah program unggulan seperti DPRD Sapa Warga dan Parlemen School.

Ketua Komisi II DPRD Sulteng, Yus Mangun, berharap hasil koordinasi tersebut dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja DPRD Sulawesi Tengah.

Ia menegaskan, meski pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran, aspirasi masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama.

“Di tengah efisiensi anggaran, kami berharap seluruh aspirasi masyarakat tetap dapat diwujudkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *